Simalungun, hetanews.com - Dua kelompok pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Perumnas nyaris baku hantam di pinggir Jalan Asahan tepatnya tak jauh dari Simpang Batu Enam, Kamis (29/9/2016).

Ini dipicu adanya dua orang pelajar yang terlibat keributan dimaksud. 

Menurut keterangan salah seorang pemuda setempat bernama Boy, awalnya salah seorang pelajar kelas XII sering membuat masalah pada siswa kelas XI.

Namun saat hendak dilayani, si pemancing keributan itu malah mengadu pada guru dengan melaporkan bahwa dirinya  mau dikeroyok. Sesuai laporan tersebut, kabarnya 8 orang siswa yang dilaporkan terancam dikeluarkan dari sekolah tersebut. 

Ternyata, Kamis (29/9/2016) sekira pukul 15.30 WIB, jika siswa yang dikenal suka buat ulah dimaksud kembali berulah, yakni menendang pelajar lainnya.

Saat itu korban yang tak mau disebut namanya pulang mengendarai sepeda motor. Namun tiba-tiba pelajar yang disebut-sebut sering buat onar itu menendang bagian korban yang mengendarai sepeda motor dengan kecepatan melamban (pelan-pelan). Tendangan itu membuat korban jatuh dari sepeda motor, namun tak memberikan perlawan.

Selanjutnya korban mengabari teman-temannya pelajar lainnya atas peristiwa yang dialaminya. Ini membuat teman-temannya merandang, lalu menemui pelajar dimaksud untuk meminta pertanggungjawaban pengobatan atas luka-luka yang diderita korban.  

Ternyata diduga pelaku enggan bertanggungjawab, sehingga teman-teman korban emosi, sehingga nyaris terjadi adu jotos. Warga sekitar yang mengetahuinya langsung melerai, untuk menghindari terjadinya perkelahian.

Kejadian itu sempat menjadi tontotan para pengguna kendaraan yang melintas, sehingga memacetkan arus lalu lintas.