Simalungun, hetanews.com - Oknum karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Marulitua Purba als Uli (41) bertempat tinggal di Huta I PPM Marihat Kelurahan Marihat Baris Kecamatan Siantar batal dituntut disidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Rabu (28/9/2016), karena tuntutan belum siap.

"Mohon ditunda yang mulia, karena putusan belum siap,” ucap jaksa Augus Sinaga  di depan persidangan. Majelis hakim Tiares Sirait, Justiar Ronald dan Novarina Manurung menunda persidangan hingga Senin (3/10/2016).

Sebelumnya, jaksa Augus menjerat terdakwa dengan pasal 114, pasal 112, pasal 111 dan pasal 127 (1) huruf a Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Terdakwa Maruli ditangkap berdasarkan pengembangan kasus Kliwon (45) warga Tanah Jawa yang lebih dulu ditangkap polisi pada Sabtu, 26 Maret 2016 sekira pukul 12.40 wib di Jalan Besar Sidamanik.

Dari Kliwon petugas Sat Narkoba Polres Simalungun menyita 3 paket sabu dari dalam helm terdakwa, yang diakui diperoleh dari  Marulitua. Dua jam kemudian, polisi menangkap Marulitua di Jalan Gereja, Kota Siantar.

Polisi menyita 27paket sabu, 1 bungkus plastik ganja dari dalam mobil terdakwa, uang dan alat hisap. Setelah dilakukan penimbangan sabu seberat 4,5 dan ganja 2 gram dijadikan barang bukti.