HETANEWS

Razia Polresta Siantar di Braga'a Cafe, Bersih dari Barang Terlarang

Personil Polresta Siantar sedang memeriksa pengunjung di Braga'a Cafe dan Bar. (foto : Armeindo Sinaga)

Siantar, hetanews.com - Polresta Siantar menggelar razia di beberapa lokasi keramaian. Razia ini dimaksudkan untuk menjauhkan warga Siantar dari peredaran narkotika.

Kali ini Polresta mendatangi Braga'a Cafe dan Bar yang beralamat di Jalan Adam Malik, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Minggu (25/09/2016) sekitar pukul 22.15 WIB.

Dalam razia ini, satu per satu pengunjung Braga'a Cafe diperiksa. Mulai dari barang bawaan serta kelengkapan identitas diperiksa oleh personil gabungan satuan di Polresta Siantar.

Kasat Lantas Polresta Siantar, AKP Jupiter Frans Simanjuntak yang memimpin razia tersebut mengatakan, bahwa razia itu dimaksudkan untuk memeriksa pengunjung-pengunjug di tempat keramaian seperti di cafe untuk memberantas peredaran narkotika.

"Maaf mengganggu, kita dari Polresta Siantar disini untuk memeriksa untuk pemberantasan peredaran narkotika," ujar Simanjuntak melalui pengeras suara di Braga'a Cafe yang biasa digunakan untuk live musik.

Setelah melakukan pemeriksaan satu persatu pengunjung maupun beberapa tempat didampingi pihak Braga'a Cafe, tidak ada ditemukan personil Polresta barang berbahaya ataupun terlarang.

Simanjuntak juga sempat mengucapkan selamat ulang tahun kepada salah seorang pengunjung yang sedang merayakan ulang tahun bersama teman-temannya di Braga'a Cafe.

"Kami mengucapkan selamat ulang tahun kepada yang sedang berulang tahun. Semoga panjang umur dan cepat dapat jodoh," katanya yang mendapat tepuk tangan dari pengunjung lainnya.

Manager Braga'a Cafe dan Bar, Nurul yang dihubungi via seluler mengatakan, bahwa usaha yang dikelolanya tersebut mengusung anak-anak muda yang jauh dari kenakalan serta barang terlarang seperti narkotika.

"Kita di sini selalu mengajak pemuda-pemudi yang berkunjung untuk menjauhi narkotika dan barang terlarang lainnya. Kita jelas mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika," sebutnya.

Penulis: ndo. Editor: aan.
Komentar 1