HETANEWS.COM

Tangan Pelajar SMA Diikat dan Kepala Dibenturkan ke Dinding

Korban saat mendapatkan perawatan medis. (foto : Tumpal Tanjung)

Siantar, hetanews.com - Akbar Bukhori Sibuea (18) pelajar kelas II Sekolah Menengah Atas (SMA) terkapar dipukuli hingga kedua tangannya diikat. Korban dianiaya karena menolak tuduhan sebagai pelaku pencurian.

Namun, pengungkapan kasus itu tak berlarut lama. Polisi yang menerima laporan langsung menangkap pelaku, Abdul Malik (35) warga Jalan Melanthon Siregar, Kelurahan Sukamakmur, Kecamatan Siantar Marihat.

Informasi diperoleh hetanews, Minggu (25/9/2016) menyebutkan, penganiayaan berlangsung Sabtu (24/9/2016) sekira pukul 22.00 WIB, di komplek Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sahata atau daerah sekitar rumah pelaku.

Kepada petugas, korban mengatakan pelaku menudingnya telah mencuri handphone (HP) nya. Tuduhan itu ditolaknya mentah-mentah hingga membuat pelaku gelap mata.

Dijelaskannya, memang belakangan dirinya tinggal ngekos di rumah pelaku. Hanya saja, 2 hari sebelum penganiayaan terjadi, dirinya pindah dan tidak tinggal dirumah pelaku.

Pelaku (tengah) saat diapit petugas. (foto: Tumpal Tanjung)

Hingga akhirnya, malam Minggu korban bertemu dengan pelaku. Tanpa banyak tanya pelaku langsung mengikat kedua tangan korban dengan rantai sembari menginterogasinya.

Meski begitu, korban tetap tak mengaku. Namun, pelaku yang sudah naik pitam lalu membenturkan kepalanya. Tak cukup hanya itu, beberapa kali pukulan juga dilayangkan pelaku ke arah wajah dan badan pelaku.

Akibatnya, korban mengalami luka memar di bagian mata, memar dibagian kepala sebelah kiri, luka gores dilutut, punggung. Pelaku kata korban meninggalkannya usai menganiaya.

Sejumlah warga maupun kerabat korban mengetahui dan melaporkan hal itu ke polisi yang kemudian melarikan korban ke RSUD Djasamen Saragih guna mendapatkan perawatan medis.

Polisi yang menerima laporan korban langsung memproses kasusnya. Dua jam pasca kejadian, polisi berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan.

Kasubbag Humas Polresta Siantar AKP Isril Noer membenarkan pelaku telah diringkus. "Pelaku sudah diamankan dan kini masih dimintai keterangan," ujarnya.

Penulis: bt. Editor: aan.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!