HETANEWS

Alat Berat Pemkab Simalungun Cari Tambahan PAD di Asahan

Simalungun, hetanews.com - Alat berat milik Pemkab Simalungun ternyata tak hanya beroperasi di wilayah Kabupaten Simalungun, melainkan juga di luar daerah.

Keberadaan alat berat milik Simalungun ini awalnya disampaikan oleh rekanan (kontraktor) Kabupaten Simalungun yang mengeluh sulit mendapatkan sewa alat berat milik Pemkab yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat.

"Saat kita mau kerja dan sewa, katanya alat dibawa ke luar daerah. Padahal kan harus dahulukan rekanan di Simalungun untuk pengerjaan dalam Kabupaten atau APBD Kabupaten," keluh pengusaha yang tak ingin disebut identitasnya, Jumat  (23/9/2016).

Dia menduga, adanya permainan ketika alat berat dibawa ke luar daerah. "Bisa saja disewakan lagi ke pihak lain, kalau gunakan alat milik swasta jauh lebih mahal," tukasnya.

Dijelaskan, alat berat milik Pemkab Simalungun tersebut sudah berada di lokasi proyek peningkatan jalan di Desa Tomuan Holbung, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan pada Senin (19/9/2016) dan kerja sampai, Sabtu (24/9/2016) dengan diantar jemput motor trado milik Pemkab Simalungun.

"Operator alat berat tersebut bermarga Rumahorbo, kalau persis namanya kurang jelas. Fhoto saat alat berat beroperasi di Desa Tomuan Holbung, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, itu ada, konfirmasi aja  Kepala bidang (Kabid) alat berat PU Simalungun, yakni bermarga Manik," tukasnya dari via telepon selulernya.

Kabid AAB & Kendaraan Bermotor Dinas Bina Marga Kabupaten Simalungun, J Manik tidak membantah adanya alat berat pemadat onderlag ataupun lapisan penetrasi (lapen) yang disewa rekanan dari Kabupaten Simalungun dan dibawa keluar daerah dengan hanya membayar PAD.

"Ya, saat ini kami mau mengejar Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena kegiatan Pemkab Simalungun saat ini belum ada. Sehingga kita sewakan keluar daerah," bilangnya merinci bahwa PAD yang dibayarkan oleh rekanan tersebut hanya sebesar Rp 1 juta.

Akan tapi, terkait kemungkinan alat tersebut disewakan lagi oleh penyewa ke pihak lain, dirinya menyangkal. "Kalau seperti itu tak mungkin, dan alat berat milik Pemkab Simalungun itu akan dikembalikan tepat pada waktunya," bilangnya.

Namun ternyata PAD yang disumbangkan bidang yang dipimpin, J Manik dari alat berat ini masih sangat minim. Bayangkan, dari keseluruhan alat alat berat milik Pemkab Simalungun untuk Tahun Anggaran (TA) 2016 hanya Rp 290 juta.

Penulis: zai. Editor: aan.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.