Sat 20 Oct 2018

Pria ini Ngaku Oknum Poldasu dan BNN, Gunakan Pistol dan Granat Mainan

Pistol dan granat palsu yang diamankan (insert) Abdi Siagian.

Siantar, hetanews.com - Satuan Intel Polres Siantar menciduk seorang pria mengaku sebagai oknum Dir Narkoba Poldasu dan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Siantar palsu, Kamis (22/9/2016).

Adalah Abdi Siagian (42). Ia diamankan dari rumahnya di Jalan Bola Kaki Gang Langgar, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat. Selain Abdi, petugas juga menyita pistol dan granat mainan, digunakan pelaku guna menakut-nakuti calon korbannya.

Informasi yang dihimpun hetanews.com dari warga dan ketua RT setempat, Abdi memeras warga dengan cara menyaru sebagai aparat. Berbekal pistol dan granat ia sukses menjalankan aksi pemerasan.

"Kalo dikampung dia ngaku polisi narkoba dari Polda. Sama pak RT pun juga bilangnya kalo dia petugas BNN dan selalu pamer pistol untuk menakut-nakuti,” ujar Safaryadi.

Warga Jalan Bola Kaki, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat ini mengaku pernah jadi calon korban. Dirinya dituduh memiliki narkoba, saat hendak pulang kerumahnya.

"Ngaku petugas BNN dia saat menangkapku. Kami saja (warga) sudah resah sama dia ini. Banyak bandar-bandar narkoba ditanduknya," terangnya.

Pasca diamankan dan berada di dalam ruang Reskrim Polres Siantar, Abdi membantah tuduhan itu. "Nggak pernah aku bilang polisi dan petugas BNN, apalagi memeras uang bandar narkoba," katanya.

Begitu juga dengan kepemilikan sepucuk pistol dan granat palsu. Ia mengaku benda tersebut untuk mainan anak-anak nya saja, bukan untuk menakut-nakuti. "Gak ada kulakukan itu (nakutin), mainan anakku itu," katanya.

Kasat Intelkam Polres Siantar AKP Juli Effendi, membenarkan Abdi ditangkap karena menyaru sebagai aparat. Penangkapan dilakukan atas laporan warga. “Kasusnya susah kami serahkan ke Serse, dia ngaku-ngaku (anggota polisi dan BNN),” tegas Kasat dari seberang telepon.

Penulis: bt. Editor: ebp.