PDIP mau jadi tim pemenangan Ahok, Nusron ngaku tak masalah

hetanews.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP) menginginkan posisi tim pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat yang saat ini dipegang oleh Nusron Wahid. Hal itu diinginkan PDIP usai menyatakan sebagai partai pengusung utama Ahok-Djarot saat deklarasi di DPP PDIP, Selasa (20/9).

Menanggapi keinginan PDIP tersebut, Nusron mengaku tak masalah apabila nanti posisinya diambil alih partai pimpinan Megawati Soekarnoputri. Dia mengatakan, yang terpenting Ahok-Djarot dapat terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pilkada DKI tahun 2017.

"Kalau saya sih prinsipnya yang penting Ahok-Djarot menang. Dipimpin siapa pun tidak masalah. Wong masalah tim saja," kata Nusron saat dihubungi, Kamis (22/9).

Lebih jauh, Nusron mengatakan keinginan PDIP tersebut belum dibicarakan secara resmi ke dirinya maupun ke tim pemenangan Ahok dan Djarot. "PDIP belum ngomong tuh," katanya.

Kepala BNP2TKI ini mengatakan keempat partai yang telah mengusung Ahok dan Djarot tak bisa dibeda-bedakan. Dia mengatakan keempat partai merupakan sama-sama pengusung. Maka dari itu, dia mengaku tak masalah apabila nantinya struktur tim pemenangan Ahok diubah dengan baru bergabungnya PDIP.

"Yang daftar 4 partai. Berarti yang mengusung juga 4 partai. Enggak ada istilah pengusung dan pendukung soal ini. Semua jadi pengusung. Siapa pun (Ketua Tim Pemenangan Ahok) dan dari mana pun tidak masalah," jelas Kepala BNP2TKI ini.

Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan mengatakan partainya ingin agar ketua tim pemenangan Ahok-Djarot diambil alih dari tangan Golkar. Saat ini, tim pemenangan Ahok berada di bawah kendali kader Golkar Nusron Wahid.

"Kami sepakat tadi malam, teman-teman DPD (DKI Jakarta) yang akan bicarakan dengan Pak Ahok. Tapi sebagai partai pengusung, idealnya yang jadi ketua tim pemenangan adalah PDI Perjuangan. Tapi bagaimana detailnya nanti mereka akan bicara," kata Trimedya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/9).

Sebagai partai pengusung dan memiliki kursi terbanyak, katanya, PDIP tidak ingin hanya menjadi 'tim hore' dari pemenangan Ahok-Djarot. Menurutnya, semua kader PDIP harus berperan dalam mengawal pemenangan Ahok-Djarot. Trimedya pun mengaku sudah ditugasi DPP PDIP untuk membantu memenangkan Ahok-Djarot di wilayah Jakarta Timur.

"Kita berprinsip, kita adalah pengusung. Dan Pak Ahok di Teuku Umar setuju semua pernyataan Bu Mega. Sudah dibicarakan dengan kawan-kawan NasDem, Hanura, dan Golkar. Dan dia tahu betul PDI Perjuangan tidak mungkin mau menjadi penggembira," pungkasnya.

 

 

sumber: merdeka.com

Penulis: -. Editor: Edo.