HETANEWS

Pembangunan Jembatan di Tebingtinggi Bermasalah, Kembali Mahasiswa Demo di Kejatisu

Terlihat aksi mahasiswa di Kejatisu di Medan terkait pembangunan jembatan di Sei Sibangauandi Kecamatan Padang Hulu.

Tebingtinggi, hetanews.com - Terkait proyek Rp 8.887.778.000 miliar  untuk kegiatan pembangunan jembatan di Jalan  Danau Singkarak, Kelurahan Padang Merbau, Kecamatan Paadang Hulu, Tebingtinggi, yang berasal dari Anggran Dinas Pekerjaan Umum Kota Tebingtinggi, mahasiswa kembali mendatangi Kejaksaan Tinggi Sumatera (Kejatisu) dii Medan, Kamis (22/9/2016).

Kedatangan mahasiswa dari  Gerakan Masyarakat Membaca (Gema Baca) melakukan aksi damai di depan Kantor Kejatisu.

Dalam tuntutannya massa menyampaikan, mendesak Kejarsu untuk mengambil "paksa" , dab  mengusut tuntas dugaan korupsi pembangunan Jembatan Sibangauan Girder Baja B-25 di Dinas Pekerjaan Umun (PU) Tebingtinggi dengan pagu anggaran Rp 8.887.778.000.

Dalam orasinya, pimpinan aksi, Sangkot Simanjuntak dengan tegas  menyampaikan, mega proyek yang dikerjakan oleh PT Fifo Pusaka Abadj untuk segera diperiksa. Diduga, proyek tidak sesuai bestek, cor beton retak, artinya proyek ini tidak sesuai dengan cita-cita pembangunan kota Tebingtinggi, pungkas Sangkot Simanjuntak.

Di mana, dana yang bersumber dari DAK IPD TA 2016 Dinas PU Tebingtinggi ini kuat dugaan terjadi korupsi yang sistemik, antara Kepala Dinas, PPA, KPA dan PA.

“Kita sangat menyayangkan hal ini terjadi dan bisa mengarah merugikan negara. Bahkan, diduga dana itu juga  bisa mengalir menuju Pilkada Tebingtinggi, Februari 2017," Sangkot.

"Hal itu wajar diwaspadai dan dicurigai. Dimana, sebuah parit besar dibangun jembatan Rp 8,8 miliar, sedangkan warga disana jarang melalui jalan baru yang baru dilepas pemiliknya," kesalnya.

Usai menyampaikan orasi, mahasiswa disambut masuk keruangan di  Kejatisu dan langsung  di tanggapi Baguan Humas Yosgernold Tarigan.

Beberapa perwakilan pun masuk untuk mempersentasekan temuan dugaan korupsi mega proyek di Dinas PU Tebingtnggi.

Sangkot  lalumenyerahkan Laporan Temuan Dugaan Tindak Pidana Korupsi untuk segera diperiksa, bukan issu 86 yang mengalir agar jangan ada pembiaan yang bisa merugikan negara.

Penulis: ver. Editor: ebp.