HETANEWS

Gagal Curi Kerbau Diganjar 1,5 Kalender

Kedua terdakwa pencuri lembu digiring petugas usai dihukum 1 tahun 6 bulan. (foto : Ayu)

Simalungun, hetanews- Prasetio (39) warga Kabupaten Labuhan Selatan (Labusel) dan M Effendi Purba (28) bertempat tinggal di Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar, masing-masing divonis 1 tahun 6 bulan disidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (22/9/2016).

Keduanya terbukti melakukan percobaan pencurian 2 ekor kerbau.
Kedua terdakwa telah dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 363 (1) ke-1 ke-4 KUHP oleh majelis hakim Sinta Gaberia Pasaribu, Ramauli H Purba dan Nasfi Firdaus.

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa Julita Nababan yang semula menuntut pidana penjara selama 2 tahun. Karena menurut pertimbangan majelis hakim, kedua terdakwa merupakan orang yang diajak. Sedangkan yang mengajak Ryan Sembiring, Lei Sembiring dan Tusor (DPO).

Kedua terdakwa diajak Ryan Sembiring untuk mencuri kerbau. Rencana itu dibuat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Parluasan, Kota Siantar pada Kamis (19/5/2016). Lalu Ryan membagi tugas dua terdakwa dan 2 DPO lainnya.

Selanjutnya Ryan mengemudikan truk colt diesel nomor polisi (nopol) BM 8731 KA menuju Tigaras, Kabupaten Simalungun. Karena tidak menemukan ternak yang akan dicuri, dilanjutkan keesokan harinya, Jumat (20/5/2016) ke areal perladangan Pamurpuran Nagori Parjalangan, Kecamatan Dolok Pardamean Simalungun.

Ketiga DPO tetap berada di dalam truk, sedangkan 2 terdakwa masuk ke perladangan dan berusaha menarik tali pengikat 2 kerbau betina hitam yang ditambatkan di pancak besi milik Jonda Girsang dan Berlinson Saragih.

Namun naas, baru ditarik sejauh lebih kurang 150 meter, diteriaki warga. Kedua terdakwa meninggalkan kerbau dan berusaha kabur. Namun berhasil ditangkap, sedangkan ketiga temannya melarikan diri.

Dalam perkara ini terhadap barang bukti truk Colt Diesel nopol BM 8731 KA dinyatakan dirampas untuk negara, karena hingga saat ini pemiliknya tidak diketahui.

Penulis: ay. Editor: aan.