HETANEWS

Marak Curanmor Undang Keraguan Kinerja Reskrim Polresta Siantar

Ilham (kanan) membuat laporan bersama ayahnya (tengah). (foto : Tumpal Tanjung)

Siantar, hetanews.com - Peristiwa pencurian kendaraan bermotor (curanmor) belakangan "menghiasi" di Kota Siantar. Hal Ini mengundang keraguan masyarakat terhadap kinerja Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Siantar.

Kawanan maling kerap beraksi dibeberapa tempat tanpa melihat 'kiri kanan', bahkan seperti tak takut menginap dibalik jeruji besi. Belakangan, peristiwa ini menimpa Ilham (22), kehilangan sepeda motor Suzuki Satria FU150.

Informasi yang diperoleh hetanews, Selasa (20/9/2016) menyebutkan, peristiwa diperkirakan berlangsung di lokasi parkiran RSUD Djasamen Saragih, Senin malam (19/9/2016).

Menurut cerita warga Jalan Asahan Batu VII, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, kejadian itu diketahuinya ketika hendak pulang kerja dari tempatnya bekerja tersebut.

Saat itu, dirinya yang tiba diparkiran mendadak heran, sebab sepeda motornya nomor polisi (nopol) BK 4621 TAG yang semula dilokasi parkiran tidak lagi berada di tempat.

Sejurus kemudian, ia pun mencari keberadaan sepeda motor. Menanyai orang-orang sekitar maupun tukang parkir. Hanya saja, usaha itu tak membuahkan hasil.

Dengan tangan kosong dan muka lesuh, Ilham pulang ke rumah dan menyampaikan hal itu kepada keluarganya. Akibat kejadian itu, dirinya mengaku mengalami kerugian hingga sebesar Rp 10 juta.

Buntut dari kerugian materil, hari ini korban ditemani ayahnya, Sahnan membuat laporan ke Polresta Siantar.

Kasubbag Humas Polresta Siantar AKP Isril Noer membenarkan pengaduan korban.

Penulis: bt. Editor: aan.