Simalungun, hetanews.com - Dua orang personil Polres Simalungun, masing-masing pada Bripka Lambok Simanjuntak dan Bripka Suhunan Siregar, menjalani sidang kode etik, Senin (19/9/2016).

“Dalam persidangan yang digelar di aula Andar Siahaan, Mapolres Simalungun, bakal dijerat pasal 14 ayat 1-2 huruf A tentang Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) atau dipecat sebagai Anggota Polri,” ucap Kasi Propam Polres Simalungun Ipda Alwan S pada wartawan.

Diketahui keduanya melanggar kode etik yakni mangkir atau tidak masuk dinas bertugas selama 30 hari atau lebih secara berturut -turut tanpa ada keterangan.

“Mengacu pada pasal di atas maka kedua oknum personil dimaksud bakal dipecat. Apalagi salah satu dari oknum polisi itu diyakini terlibat penggunaan narkoba,” jelas Alwan.

Komisi persidangan terhadap keduanya dipimpin Kompol Zaenudin yang juga menjabat Waka Polres Simalungun.

Pada kedua terduga, ketua hakim masih memberikan waktu untuk melakukan pembelaan yakni dengan banding ke tingkat Polda Sumatera Utara (Poldasu) atas putusan dimaksud.