HETANEWS

Berenang di Sungai Deli, Bocah 7 Tahun Temukan 126 Peluru

Ratusan peluru tajam aktif ditemukan seorang bocah saat asyik mandi di Sungai Deli. (foto : Kompas)

Medan, hetanews.com - Ratusan peluru tajam aktif kaliber 5,56 mm x 45 (MU-5TJ) Nomor Lot: 11/00 buatan PT Pindad ditemukan di Sungai Deli, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Sabtu (17/9/2016).

Penemunya adalah Yuga Pramana (7), bersama teman-temannya yang saat itu sedang asyik mandi dan bermain di Sungai Deli. Ceritanya, ketika mandi di sungai yang airnya kotor dan penuh sampah ini, kaki Yuga menginjak sesuatu di dasar sungai. Penasaran, dia menyelam dan mengangkat satu bungkusan ke permukaan yang ternyata berisi banyak peluru.

Pikiran kanak-kanaknya tidak mengetahui itu peluru aktif. Dia merasa benda yang didapatnya mainan, maka dilemparnya peluru-peluru itu ke teman-temannya.

Merasa dapat mainan baru, bocah-bocah ini asyik bermain lempar dan mencari peluru. Puas bermain, mereka pulang ke rumah sambil membawa sisa peluru yang mereka dapati.

Saipul Tanjung (50) warga Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Kampung, melihat apa yang dibawa anak-anak tersebut. Dia lalu menyuruh mengumpulkan peluru yang tersebar. Setelah peluru-peluru terkumpul, Saipul memberitahu Majid (40) dan Kepala Lingkungan Yahdi Sabil (32), kemudian menghubungi Polsek Medan Kota.

Polisi yang datang lokasi langsung mengamankan peluru, total ada 126 peluru tajam yang berhasil dikumpulkan.Barang bukti dan para saksi kemudian dibawa ke Polsek Medan Kota untuk dimintai keterangan.

Sementara itu, Kapolsek Medan Kota AKP Martuasah Tobing melalui Kanit Reskrim Polsek Medan Kota AKP Martualesi Sitepu membenarkan penemuan tersebut.

"Ratusan peluru yang ditemukan merupakan peluru tajam yang masih aktif buatan Pindad. Hasil lidik sementara peluru ini digunakan pada senjata api laras panjang jenis SS1 maupun M16," kata Martualesi, Minggu (18/9/2016).

Ia mengatakan, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengetahui siapa pemilik peluru yang kekuatannya bisa menembus rompi anti peluru ini. "Kita mengimbau masyarakat supaya segera menginformasikan apabila ada temuan butiran peluru tajam lainnya," pungkasnya.

sumber: kompas

Editor: aan.