HETANEWS

Proyek Jembatan Dinas PU Tebingtinggi, Mahasiswa Buat Laporan ke Kejatisu

Kondisi proyek jembatan yang diduga akan menimbulkan kerugian negara dan minta diperiksa oleh Kejatisu.

Tebingtinggi, hetanews.com - Terkait Proyek Miliaran rupiah untuk kegiatan pembangunan jembatan di jalan  Danau Singkarak, Kelurahan Padang Merbau, Kecamatan Padang Hulu Tebingtinggi, yang berasal dari Anggaran Dinas Pekerjaan Umum Kota Tebingtinggi, dinilai tidak sesuai dan membuat mahasiswa angkat bicara, Kamis (16/9).

Aksi puluhan massa yang mengatas namakan Gerakan Masyarakat Membaca (Gema Baca) melakukan aksi di depan kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Dalam tuntutannya massa menyampaikan, mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk mengambil alih dan mengusut tuntas dugaan korupsi Pembangunan Jembatan Sibangauan Girder Baja B-25 di Dinas PU Tebing Tinggi dengan pagu anggaran Rp 8.887.778.000 M

Dalam orasinya pimpinan aksi menyampaikan, mega proyek yang di kerjakan oleh PT  FIFO PUSAKA ABADI terkesan tidak memenuhi standarisasi fisik. Proyek tidak sesuai bestek, Cor Beton retak, artinya proyek ini tidak sesuai dengan cita-cita pembangunan Kota Tebing Tinggi, pungkas Sangkot Simanjuntak, selaku pimpinan aksi."

Menurutnya, dana yang bersumber dari DAK IPD TA 2016 Dinas PU Tebingtinggi ini kuat dugaan terjadi korupsi yag sistemik, antara kepala dinas, PPA, KPA dan PA. “Kita sangat menyayangkan hal ini terjadi dan bisa merugikan Negara," tegasnya.

1 jam menyampaikan Orasi, Pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara langsung menanggapi melalui Humas Yosgernold Tarigan dan mengajak perwakilan untuk diskusi. Beberapa perwakilan pun masuk untuk memepersentasekan temuan dugaan korupsi Mega Proyek di Dinas PU Tebing Tinggi.Sangkot Simanjuntak dkk menyerahkan Laporan Temuan Dugaan Tindak Pidana Korupsi.

Menurut Simanjuntak, ini sebagai informasi awal, dimana ada bukti-bukti  administratif dan hasil investigasi serta dokumen lapangan.  “Sudah kami serahkan, jadi tidak ada alasan pihak Kejatisu untuk diam dan diharapkan agar melakukan sidak ke lapangan,” ungkapnya.

Penulis: ver. Editor: ebp.