Fri 22 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Siswa MAN dan Siswi SMKN 1 Siantar Tewas Kecelakaan di Sergai

Foto kedua korban semasa hidup.

Sergai, hetanews.com - Pasangan kekasih warga Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun tewas mengenaskan setelah sepeda motor yang mereka kendarai ditabrak bus di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Km 63­64, Desa Kampung Pon, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Informasi yang dihimpun Rabu (14/9/2016) menyebutkan, kedua pelajar tersebut adalah M Riski Pratama (17) dan Rizky Diah Pratiwi (17).

Kejadian berawal saat Riski, siswa Kelas III Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Siantar, warga Jalan Jawa Gang Ganefo, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar membonceng pacarnya Pratiwi, siswi SMKN 1 Siantar, warga Batu Lima Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun.

Disebutkan, pasangan ini mengendarai sepedamotor Honda Verza nomor polisi (nopol) BK 2385 WAC, meluncur dari Siantar dengan tujuan lokasi wisata Pantai Bali Lestari, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai.

Saat tiba di lokasi kejadian, tiba-­tiba ada bus nopol BK 7719 LC yang melaju kencang dari arah berlawanan untuk mendahuli truk yang ada di depannya. Badan bus tersebut menyenggol stang sepeda motor yang dikendalikan Riski. “Brakk!,” kedua pelajar itu pun terpental ke aspal dan terseret beberapa meter.

“Sopir bus mengambil jalan ke kanan dengan melaju kencang, melawan arah untuk mendahului tru, sehingga menyenggol sepeda motor korban,” kata Kasatlantas Polres Sergai AKP S Siagian.

Kedua korban yang terpental mengalami luka parah dan pendarahan hebat. Korban Riski meninggal dunia tak lama setelah dibawa ke RSU Melati, Kampung Pon. Sementara korban Diah meninggal tak lama kemudian saat akan dirujuk ke rumah sakit di Siantar.

sumber: medansatu

Editor: aan.