Siantar, hetanews.com - Kapolsek Siantar Timur AKP Giring Damanik mengatakan penembakan yang dilakukan terhadap Binsar Manik sudah sesuai aturan, saat kejadian petugas mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak 3 kali.

"Ada istilah peluru kep, ditembakkan 3 kali (peringatan), amunisinya (peluru) tidak keluar didalam, tidak keluar, tetap 3 kali tembakan peringatan sesuai prosedurnya," ujar Kapolsek Siantar Timur AKP Giring Damanik, Selasa (6/9/2016).

Dalam sambungan selulernya, dirinya mengatakan, istilah kep dimaksud namun tidak mengeluarkan suara. "Kep itu ditembak tapi tidak keluar suara," ujarnya.

Selain itu, dirinya mengatakan penembakan hingga mengenai punggung belakang almarhum sudah diarahkan ke bagian bawah, yakni kaki.

"Alm coba kabur dan tembakan yang dilepas anggota sudah ke arah kaki, namun karena kondisi belakang rumah yang turun peluru mengenai punggung," ujarnya.

Selain itu lanjutnya, tiga anggota polisi yang bertugas saat kejadian yakni, Aiptu RZ, Bripka JM dan Bripda BS, kini tengah diperiksa oleh Propam. "Sejauh ini mereka sudah diperiksa propam Polres Siantar," ujarnya.