Tebingtinggi, hetanews.com-Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dwi dan David Nababan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebingtinggi menghadirkan Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Operasi Bank BRI Cabang Tebingtinggi, Gong Martua Pulungan di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Tebingtinggi terkait kasus penipuan, Selasa (6/9/2016).

Dalam kesaksiannya, Pulungan dihadapan majelis hakim yang diketuai Dharma dibantu hakim anggota Albon Damanik dan Diana, serta kuasa hukum terdakwa  Faisal Wan membenarkan ada beberapa kali terjadi transaksi keuangan dalam kasus yang menimpa terdakwa Erna Gultom, baik melalui Bank BRI maupun jasa keuangan bank lainnya. Begitu juga melalui jasa Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dari sejumlah nama dengan buku bank milik terdakwa.

Dalam dakwaan jaksa dan keterangan sejumlah saksi lainnya yang menjadi korban mengatakan, kasus penipuan yang dilakukan terdakwa dalam beberapa kali dan sejumlah orang. Diantaranya saksi Lia Ginting, M Ridho, Danu, Novia dan lainnya.

Akibat perbuatan terdakwa, saksi Rahmad merasa dirugikan sebesar Rp.8.400.000, Danu Pewanda Rp 8.500.000, Lia Ginting Rp 8.250.000, Muhammad Ridho Apriangga Rp 8 250.000 dan Novia Simbolon Rp 8.000.000.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 378 jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.