HETANEWS

Dokter Spesialis RSU HAMS Kisaran Sering Telat Datang

Para pasien saat menunggu kehadiran dokter di bagian Polikinik Spesialis Penyakit Dalam. (foto : Heru Sihotang).

Asahan, hetanews.com - Para dokter spesialis yang bertugas di Rumah Sakit Umum Haji Abdul Manan Simatupang (RSU HAMS) Kisaran selama ini diduga lebih mengutamakan jasa layanan bagi pasien yang berdatangan ke tempat praktek mereka masing-masing. Kondisi itu kerap menuai keluhan pasien yang berobat ke RSU itu.

“Saya mengingatkan agar dokter bertugas di RSU mematuhi aturan. Dokter berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus mengutamakan pelayanan masyarakat umum,” tegas Sekretaris LSM Martabat, Dedy Panjaitan menyikapi kondisi itu .

Lanjut Dedy, nyaris setiap hari pasien sering antri sejak pukul 07.00 WIB, tetapi dilayani mulai pukul 10.00-11.00 WIB, akibat dokter menanganinya telat datang. Ini dialami Dedy saat membawa ibunya berobat sebulan yang lalu .

Pantauan hetanews, Kamis (1/9/2016)  sekira pukul 10.00 WIB di ruang tunggu Poliklinik Spesialis Penyakit Dalam sudah diramaikan antrian pasien yang hendak memeriksa penyakitnya.

Sementara perawat penerima daftar tunggu ketika dipertanyakan kehadiran dokter, menuturkan jika mereka (dokter) baru datang sekira pukul 11.00 WIB dan meminta agar ditunggu saja.

Salah satu pasien bernama Nuryanti (38) dengan nomor tunggu 73 yang hendak memeriksa dirinya di bagian Polikilnik Spesialis Penyakit Dalam mengeluhkan kondisi tersebut.

"Bosan sebenarnya pak tapi mau gimana lagi saya pakai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Kalau di praktek pribadi, saya gak ada uang untuk membayar, ya sudah lah sabar saja saya menunggu," ujarnya.

Sementara itu di Poliklinik Telinga, Hidung dan Tenggorokan (THT) sekira pukul 10.10 WIB, juga belum terlihat kehadiran dokter. Diketahui ada 2 orang dokter yang bertugas di Poliklinik tersebut.

"Saya sudah hadir mulai 07.30 WIB, tapi sampai pukul 10.00 WIB, dokternya belum kelihatan," ujar pasien yang mengaku bernama Suryadi.

Secara terpisah di bagian Poliklinik Kebidanan hal yang sama juga terjadi dan sekira pukul 10.20 WIB,  puluhan pasien juga terlihat menunggu dokter yang juga belum hadir.

Pasien lainnya, Lili warga Sei Renggas, mau memeriksakan kandungannya dan sudah hadir sejak pukul 08.00 WIB. Namun belum ada juga dokter yang datang meskipun sudah pukul 10.30 WIb. Diketahui ada 4 orang dokter yang bertugas di Poliklinik Kebidanan.

Untuk mempertanyakan jadwal waktu setiap paginya yang telah ditentukan bagi para dokter yang telah digaji negara itu pada Kabid Pelayanan, Lobiyana diketahui sedang pelatihan ke Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Sayangnya, Kasubbid Pelayaanan, Nilawati enggan berkomentar mengenai hal itu. "Saya gak berani pak menjawab," ujarnya.

Diketahui pelayanan bagi pasien BPJS yang hadir setiap hari di RSU HAMS ini mencapai 270-300 orang per hari. Ini seorang keterangan Evi petugas penerimaan berkas di RSU HAMS.

Penulis: heru. Editor: aan.