HETANEWS.COM

BPBD Siantar Berikan Bantuan 50 KK Korban Puting Beliung

Petugas BPBD melakukan sosialisasi pada warga penerimaan bantuan disaksikan Kepala BPBD Siantar, Daniel Siregar. (foto : Tommy Simanjuntak)

Siantar, hetanews.com - Beberapa waktu lalu, sekitar tanggal 4 Agustus 2016, sejumlah warga di Kecamatan Siantar Utara menjadi korban bencana angin kencang atau puting beliung.

Ini membuat rumah warga di Kelurahan Sukadame, Kelurahan Sigulang-gulang, Bane dan Martoba menjadi rusak akibat pertistiwa tersebut.

Akhirnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Siantar, Rabu (24/8/2016) memberikan bantuan kepada 50 Kepala Keluarga (KK) yang terkena bencana tersebut di Kantor BPBD Jalan Porsea, Kecamatan Siantar Selatan dengan terlebih dahulu melakukan sosialisasi. Awalnya warga didata petugas dan diberikan pengarahan oleh Kepala BPBD Siantar Daniel Siregar.

Dalam perbincangan tersebut, salah seorang warga sempat menanyakan soal tempat jualan mereka yang turut rusak. Namun Daniel menyebutkan, bahwa mereka hanya dapat membantu rumah hunian saja. “Fokus kita dalam memberikan bantuan adalah bagaimana warga mendapatkan hunian tinggal,” sebutnya.

Ketika ditanya oleh wartawan, Daniel Siregar menuturkan bahwa 50 KK yang diberikan bantuan itu berasal dari Kelurahan Sukadame, Sigulang-gulang, Bane dan Martoba. "Banyak rumah warga yang rusak karena angin kencang disertai hujan. Dari Kelurahan Sukadame 27 KK, Sigulang-gulang 2 KK, Bane 11 KK dan Martoba 10 KK," paparnya.

Daniel memaparkan, untuk rumah yang mengalami kerusakan ringan, bantuan yang diberikan maksimal Rp 1 juta. Untuk  kerusakan sedang, bantuan maksimal Rp 3 juta dan kerusakan berat, bantuan maksimal Rp 6 juta.

"Dalam waktu dekat bantuan itu akan kita salurkan. Kita akan mengikat kontrak dengan panglong (toko bahan bangunan) agar warga yang langsung berurusan dengan pihak panglong," ujarnya.

Terkait cuaca ekstrem yang belakangan ini melanda Siantar, Daniel mengatakan, Penjabat (Pj) Wali Kota, Jumsadi Damanik sudah mengeluarkan status tanggap darurat. "Surat status tanggap darurat sudah dikeluarkan sejak 4 Agustus -3 September. Kita akan tetap siaga karena adanya cuaca ekstrem ini," terangnya.

Untuk itu, Daniel menghimbau agar masyarakat Siantar tetap waspada ketika hujan disertai angin kencang terjadi. "Dalam kondisi cuaca esktrem, masyarakat harus tetap waspada. Kalau hujan deras dan angin kencang terjadi, harus siap-siap. Yang punya anak-anak kecil harus lebih waspada lagi," himbaunya.

Daniel pun berharap agar masyarakat Siantar dapat memberikan informasi jika terjadi bencana. "Kalau ada kejadian langsung diberitahukan kepada kita supaya kita bisa langsung turun ke lokasi," harapnya.

Di lokasi yang sama, R Sihombing, salah satu anggota keluarga yang menerima bantuan mengapresiasi adanya bantuan itu. Namun, warga Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bane, Siantar Utara ini berharap agar bantuan tersebut dapat segera diberikan

Penulis: tom. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!