HETANEWS

Indonesia Siapkan Pemulangan Dua Sandera yang Bebas dari Abu Sayyaf

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat memberikan keterangan terkait upaya mencegah pembajakan kapal Indonesia usai rapat paripurna tingkat menteri, di kantor Kemenko Polhukam, Kamis (14/7/2016).

JAKARTA, hetanews.com

- Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan bahwa pemerintah tengah menyiapkan proses pemulangan dua warga negara Indonesia yang berhasil bebas dari penyanderaan oleh kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina.

Menurut Retno, Duta Besar RI untuk Filipina di Manila sejak kemarin sudah berada di kota Zamboanga untuk bertemu dan memastikan kondisi dua WNI tersebut.

"Kedua WNI tersebut berada dalam kondisi sehat dan proses pemulangan sedang dipersiapkan," ujar Retno saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (19/8/2016).

Retno menuturkan, saat ini Pemerintah Filipina dan perwakilan Pemerintah Indonesia masih melakukan wawancara terhadap dua WNI.

Hal tersebut dilakukan untuk menggali lebih lanjut mengenai informasi lengkap yang dibutuhkan dalam proses pembebasan sandera yang lain.

Namun, Retno belum bisa memastikan apakah dua WNI yang bebas itu meloloskan diri atau dibebaskan oleh penyandera. Retno juga belum bisa memberikan kepastian waktu pemulangannya ke Indonesia.

"Pemerintah Indonesia dan otoritas Filipina masih terus melakukan komunikasi guna mendapatkan informasi yang lebih lengkap. Begitu semua siap, mereka akan dipulangkan. Dokumen perjalanan dan  paspor juga sudah kami siapkan," ucap Retno.

Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto memastikan bahwa dua dari 11 warga negara Indonesia yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina, berhasil melarikan diri. Dua WNI tersebut yakni bernama Muhamad Sofyan dan Ismail.  

sumber: kompas.com

Editor: edo.