HETANEWS

Tepat Sebulan, Dana Repatriasi dari Tax Amnesty Rp 1,2 T

Aktivitas kantor pelayana Amnesti Pajak di Kantor Pelayanan Pajak Sudirman, Jakarta, 22 Juli 2016. Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani mengatakan target pendapatan pajak dari tax amnesty Rp 165 triliun cukup realistis meskipun Bank Indonesia malah memperkirakan penerimaan dari tax amnesty paling sedikit akan sebesar Rp 50 triliun. Tempo/Tony Hartawan

Jakarta, hetanews.com - Direktur Pelayanan, Penyuluhan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Hestu Yoga Saksama mengatakan dana repatriasi dari program tax amnesty telah mencapai Rp 1,2 triliun hingga Jumat, 19 Agustus 2016, atau tepat sebulan sejak diberlakukan.

Menurut Hestu, dana repatriasi tersebut termasuk jumlah harta sebesar Rp 33,99 triliun yang telah dilaporkan 5.771 wajib pajak. "Dari jumlah itu, deklarasi dalam negeri mencapai Rp 28,7 triliun dan deklarasi luar negeri mencapai Rp 4,09 triliun," kata Hestu saat dihubungi.

Hestu berujar, uang tebusan dari program tax amnesty ini telah mencapai Rp 692,66 miliar. Uang tebusan Rp 528 miliar berasal dari wajib pajak orang pribadi non-usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan Rp 118 miliar berasal dari wajib pajak badan non-UMKM.

Menurut Hestu, uang tebusan dari wajib pajak orang pribadi yang masuk kategori UMKM telah mencapai Rp 44,3 miliar. "Adapun uang tebusan yang berasal dari wajib pajak badan yang juga masuk dalam kategori UMKM telah mencapai Rp 2,51 miliar," tutur Hestu.

Program pengampunan pajak atau tax amnesty telah berlangsung tepat selama empat pekan sejak berlaku pada 19 Juli lalu. Dari program tax amnesty tersebut, pemerintah menargetkan penerimaan Rp 165 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2016.
 

sumber:tempo.co

Editor: edo.