HETANEWS

Wow....Dana HUT Kemerdekaan di Simalungun Rp 4 Miliar

Bupati Simalungun, JR Saragih berpose bersama personil dari instansi vertikal. (foto : Zai Sinaga).

Simalungun, hetanews.com - Kabupaten Simalungun memperingati perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 71 tahun pada tanggal 17 Agustus 2016. 
Namun sumber dana perayaan HUT RI yang berlangsung cukup wah di kompleks perkantoran Bupati Simalungun, Pematang Raya ini tidak diketahui asal usulnya maupun besaran nominalnya.

Hal ini diungkap Ketua Komisi III DPRD Simalungun, Abu Sofyan Siregar melalui telepon seluler miliknya, Rabu (17/8/2016). Abu Sofyan menyaranankan agar mengecek data asal usul biaya perayaan HUT RI ke 71 yang terbilang melampaui dari pada perayaan HUT RI ke 71 Provinsi Sumatera Utara secara langsung kepada Bupati Simalungun.

"Informasinya anggaran perayaan HUT RI ke 71 itu melebihi Rp 4 miliar. Kita tidak tau asal usul anggarannya, alias kurang jelas. Karena tidak ada ditampung di Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD)," tukas Abu Sofyan.

Ia pun memaparkan, bahwa perayaan HUT RI ke 71 di Simalungun melampaui kemeriahan perayaan HUT RI ke 71 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu)

"Kalau perayaan itu didanai oleh Bupati Simalungun pribadi, tak menjadi persoalan. Akan tapi kalau nantinya ditampung di APBD Simalungun, ini menjadi persoalan. Dan nantinya kita harap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi atau BPK-RI mengauditnya," ujar Ketua Komisi membidangi anggaran ini. 

Menurut politisi Partai PDI Perjuangan ini, perayaan HUT RI ke 71 tahun dengan mengikutsertakan militer sudah melebihi teritorial. Karena, Kabupaten Simalungun bukanlah daerah atau wilayah perbatasan yang senantiasa dalam konflik.

Bahkan, dengan kondisi jalan jalan di Simalungun yang kupak kapik dan memprihatinkan, perayaan HUT RI ke 71 tahun ini sudah termasuk upaya berfoya-foya. Dan tidak mengacu pada revolusi mental yang didengung-dengungkan oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

"Kedua hal ini tidak termasuk kepada foya-foya, jika semua biaya perayaan HUT RI ini ditanggung secara pribadi oleh Bupati Simalungun. Kalau ujung-ujungnya ditampung APBD dengan menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) atau bantuan sosial (bansos), ini jelas kita kritisi. Bukan saya saja, tapi ke 50 anggota DPRD," tandasnya.

Ironis, Wakil Ketua DPRD Simalungun, Rospita Sitorus yang juga politisi Partai PDI Perjuangan melalui pesan singkat telepon selulernya malah mengatakan, bahwa dana perayaan HUT RI ke 71 tahun diselenggarakan Pemkab Simalungun dianggarkan di APBD dengan jumlah yang tidak begitu besar.

"Sory baru selesai acara di Kecamatan Sidamanik. Biaya sudah dianggarkan di APBD, tapi tidak begitu besar jumlahnya. Kalau hari ini acaranya mewah dan memakan biaya besar, saya gak tau darimana diambil. Nanti kami tanyakan kepada panitia HUT," tulis via pesan singkat.

Disampaikan bahwa anggaran perayaan HUT RI menurut Ketua Komisi III DPRD Simalungun tidak ada ditampung di R-APBD, Rospita menuliskan ada dalam bentuk hibah.

"Jumlahnya saya lupa, nanti saya lihat di buku induk. Yang pasti ada di tampung untuk HUT RI," tulisnya.

Terpisah, Mixon Simamora selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKAD) Simalungun, terkait besaran biaya perayaan HUT RI maupun asal usul anggaran perayaan yang dicoba dimintai keterangan melalui telepon seluler miliknya sedang tidak aktif.

Amatan di lokasi perayaan HUT Kemerdekaan, selain hadirnya sejumlah artis yang termasuk menelan anggaran, pemasangan tenda dan pendirian panggung di lingkungan perkantoran Bupati Simalungun. Kemudian untuk sewa pemakaian AC standing floor, misting fan, coolling fan, CCTV dan camera shooting juga menelan anggaran.

Berikutnya anggaran untuk pengadaan barang cetakan, alat tulis kantor (ATK), souvenir serta paling besar untuk pekerjaan sewa tenda, termasuk plampang, kursi dan peralatan. Selanjutnya untuk pengadaan pakaian sipil lengkap, sewa kendaraan bus, box dan kontainer pemasangan dan  pembongkaran dekorasi rangkaian bunga maupun tanaman hias.

Penulis: zai. Editor: aan.