Simalungun, hetanews.com - Sebanyak 12 penerjun payung dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Komando Strategi Angkatan Darat (Kostrad) menampilkan atraksi terjun payung di Kabupaten Simalungun, Senin (15/8/2016) sekitar pukul 11.00 WIB.

Atraksi terjun payung yang disaksikan ribuan masyarakat dan pelajar ini adalah salah satu rangkaian dari beberapa kegiatan Pemkab Simalungun dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 71.

Atraksi terjun payung ini mengambil titik pendaratan di halaman kantor Bupati Simalungun. Ada hal yang menarik dalam atraksi ini karena melibatkan dua penerjun payung wanita dari Kopassus yakni Serda Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) Siwi dan Serda Kowad Herawati.

Serda Kowad Siwi (22) mengatakan kalau ia memulai mengikuti atraksi terjun payung pada tahun 2014. Yang mana, atraksi terjun payungnya pertama di Batu Jajar, Bandung.

"Saya pikir pertama (dari atas) itu laut, tapi ternyata Danau Toba. Asyik lihat Danau Toba, bagus dan keren. Pertama kali ikut tahun 2014, kesan pertama itu takut. Kalau sampai sekarang sudah sekitar 460 ikut atraksi terjun payung," ujar Siwi kepada awak media setelah atraksi terjun payung.

Wanita asal Jawa ini memotivasi kepada pelajar asal Simalungun terutama yang perempuan yang sedang menyaksikan pameran alutsista untuk tetap terus berani mencoba segala hal yang positif.

"Selalu berani mencoba. Harapan saya kepada para pelajar dalam memperingati HUT RI ke 71 ini agar adik-adik pelajar tetap semangat, jangan melupakan budaya Indonesia dan Indonesia adalah negeri yang kaya," tutupnya seraya permisi kepada awak media untuk beristirahat.

Dari pengeras suara di panggung hiburan menyebutkan atraksi terjun payung tersebut adalah dengan materi ketepatan mendarat yang sering dipertandingakan di Pekan Olahraga Nasional (PON) ataupun pertandingan internasional.

Adapun, ketinggian dari helikopter penerjun payung untuk atraksi tersebut adalah 5000 feet diatas permukaan tanah atau 7000 feet diatas permukaan laut. Atraksi ini diisi prajurit-prajurit terbaik TNI.

Dari penerjun payung ini membawa mengibarkan di udara bendera Partuha Maujana Simalungun (PMS), bendera sekolah Efarina, bendera Kodam I/BB, bendera Mabes TNI yang diakhiri dengan bendera Merah Putih oleh Sersan II Wahyudi.