HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Camat dan Pangulu Bagi Dua Uang Pemberian Korban, dan Ambil 17 Ha Lahan Ganti Sisanya

Jaksa Penyidik SB Damanik SH.

Simalungun, hetanews.com- Kasus penipuan dilakukan oknum Pegawai Negeri Simalungun (PNS), Pelaksana Tugas (Plt) Camat Raya, Ronald Sitanggang yang melakukan pemerasan dalam pengurusan Surat Keterangan Tanah (SKT) terhadap korban bermarga Siringo-ringo, akhirnya ditahan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun.

Peristiwa ini berawal saat korban yang merasa dirinya diperas secara sepihak dan mengambil inisiatif untuk langsung melaporkan hal ini kepada Kejari Simalungun melalui Kasi Pidsus Prada Situmorang.

Tak mau lalai dalam pengejaran serta pemeriksaan, Kasi Pidsus Prada Situmorang langsung memanggil Pangulu Sei Torop , Kecamatan Bosar Maligas yakni Holaman Sinaga, tanggal 22 Juni 2016. Saat diperiksa, dirinya langsung ditahan dan dikirimkan ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Pematangsiantar Klas IIB, Jalan Asahan.

Hal itu juga dibenarkan Jaksa Penyidik SB Damanik saat dijumpai Kamis (11/8/2016) di ruangannya. “Benar kita sudah menahan terdakwa di Lapas Pematangsiantar Klas IIB," ucap Damanik.

Saat ditanyai mengenai penangkapan terhadap mantan Camat Bosar Maligas itu, Selasa (9/8/2016) Damanik membenarkannya.  "Benar, kita juga sudah menahan tersangka yakni Camat Raya sekitar 2 hari lalu sekira pukul 18.00 WIB. Sebelumnya, kita mengirimkan surat pemanggilan terhadap tersangka. Tersangka yang saat itu ditemani pengacaranya Maria Purba juga ikut menyaksikan," ucap Damanik.

Lanjutnya, tersangka diduga melakukan pemerasan terhadap warga sebanyak Rp 100 juta. Korban baru memberikan sebanyak Rp 30 juta, lalu dibagi dua oleh tersangka. Camat Rp 15 juta serta pangulu Rp 15 juta, serta sisanya diberikan beberapa hari kemudian.

Karena korban tak memiliki uang lagi, tersangka lantas meminta tanah miliknya sebanyak 17 hektar untuk mengganti sisanya.

Akibat perbuatan serta perilakunya, dengan mengunakan kekuasaannya untuk memeras kedua tersangka dikenakan pasal  12 ayat E,F,G Undang-Undang (UU)Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Penulis: res. Editor: ebp.