HETANEWS

PS Charitas Chorale dan Gratia Dei Chorale Pilih Doloksanggul Tempat Training Center

Proses latihan yang diikuti PS Charitas Chorale dan Gratia Dei Chorale. (foto : Akim Purba)

Humbahas, hetanews.com - Menoreh ragam prestasi di ajang festival paduan suara tingkat internasional maupun nasional, mahasiswa/i Papua Barat tergabung dalam Paduan Suara (PS) Charita Chorale dan Gratia Dei Chorale memilih Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) sebagai tempat training center (pemusatan latihan) sebulan kedepan.

Ini mereka lakukan sebelum mengikuti pertandingan Paduan Suara Gerejawi (Pesperawi  Nommensen Medan pada bulan September mendatang.

Kepada hetanews, Kepala pelatih David Sahuburua, Rabu (10/8/2016) mengatakan, memilik lokasi pusat latihan pilihan saat ini sebab keramahan hingga tutur sapa ditunjukkan masyarakat Doloksanggul pada mereka sebagai tamu sejak tiba seminggu lalu mengisi acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Humbahas, sehingga membuat suasana seperti berada di rumah sendiri.

"Serasa di rumah bang, kita semua merasa nyaman, masyarakatnya benar-benar baik dan mengerti, tidak sombong. Bahkan saat ini, kami sekitar 70 an orang di tempat berkumpul saat ini sulit berbagi untuk mandi, tapi warga sekitar mau mengijinkan menggunakan kamar mandinya. Yah, meski cuacanya beda jauh dari Papua. Sebenarnya, bisa saja pilih di Medan sambil menunggu pertandingan, tapi itu buat kita senang di sini, masyarakatnya," kata David tersenyum.

Untuk proses latihan, jelas David yang juga bekerja sebagai seorang dosen, anggota PS mahasiswa/i dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Bintuni itu ada sebanyak 35 orang dan STIE Mah-Eisa 32 orang.

Mereka menghabiskan waktu untuk sekali sesi latihan vokal dalam 4 jam, dengan bahan materi sesuai tingkat kesulitan lagu yang dibawakan. "Waktu latihan 2 kali sehari, pagi dengan sore," tuturnya.

Prestasi tingkat internasional maupun nasional sendiri yang berhasil diraih PS Charitas Chorale dan Gratia Dei Chorale, kata David, baru-baru ini sewaktu mengikuti Festival North Sumatera International Choir Competitions di Parapat, Danau Toba, pihaknya meraih medali emas.

"Hampir semua event yang kita ikuti cukup banyak membuahkan hasil. Kita juga meraih medali emas saat mengikuti World Chior Games 2014 di Latvia, Asia Pacific Choir Games 2013 di Manado, World Choir Games 2016 di Sochi, Rusia dan event lainnya di Indonesia," terangnya.

PS Charitas Chorale dan Gratia Dei Chorale saat mengikuti proses latihan.(foto: Akim Purba)

Disamping memfokuskan latihan, PS  Charitas Chorale dan Gratia Dei Chorale mengaku juga sudah tampil mengisi acara kebaktian di sejumlah gereja dengan membawakan lagu koor pujian rohani. Ini sebagai bentuk kebersamaan tanpa melihat perbedaan diantara 10 umat non kristiani yang berada di tengah-tengah anggota PS, dan menjadi salah satu bukti rasa senang mereka terhadap warga Kabupaten Humbahas.

"Kita sudah mengikuti kebaktian di HKI Doloksanggul dan Gereja Katolik yang ada di Kecamatan Onanganjang. Mungkin minggu depan di HKBP Doloksanggul. Kita berharap selama di sini dapat tampil di gereja-gereja lainnya membagi apa yang kami miliki untuk bersama," harap David.

Penulis: akim. Editor: aan.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.