HETANEWS

Petugas Pospol Pasar Horas "Angkut" Pemalak Siswa SMAN 3

Pelaku JG diapit Kapospol Pasar Horas Aiptu Pitra Jaya dan petugas lainnya. (foto : Tumpal Tanjung)

Siantar, hetanews.com - Satu dari 4 pelaku pemalakan terhadap HS (15), pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Siantar ditangkap polisi dan petugas Trantib Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PDPHJ) Selasa (9/8/2016). JG (17) ditangkap usai petugas menerima laporan HS.

Kepala Pos Polisi (Kapospol) Pasar Horas, Aiptu Pitra Jaya mengatakan, 3 orang diduga teman pelaku masih dilakukan pencarian. Sedangkan JG diserahkan ke Polsek Siantar Barat untuk diproses lebih lanjut.

"Pelaku kita amankan di Jalan Lokomotif, belakang Pasar Horas. Ketiga pelaku yang diduga temannya masih dilakukan pencarian," ungkap Pitra via telepon seluler.

Kejadian berawal ketika korban berjalan sendiri, didatangi ke empat pelaku di seputaran Siantar Square, usai pulang sekolah.

"Mereka (pelaku) lalu membawa korban ke Pasar Horas. Disitu, korban mengaku diancam dan kemudian satu unit handphone (HP)nya diambil," sebut Pitra.

Kepada petugas, korban juga mengaku mendapat pukulan dari salah seorang pelaku, sehingga menyerahkan satu unit HP merk Advan. "Korban kemudian melapor ke pos," ujarnya.

Dipimpin Pitra, sejumlah petugas berpencar guna mencari keberadaan pelaku. Persis di Jalan Lokomotif dekat rel kereta api, pelaku JG ditemukan sehingga langsung disergap tanpa perlawanan. "Pelaku sendirian. Ketiga temannya diduga sudah kabur," sebut Pitra.

Petugas kemudian memboyong warga Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, ini ke Pospol Pasar Horas, untuk diinterogasi, sebelum diserahkan ke Polsek. "Pengakuannya karena tak memiliki uang jajan," sebutnya.

Kasus pemalakan terhadap sejumlah pelajar kerap terjadi di seputaran Pasar Horas, Pitra menghimbau agar warga selalu melaporkan dengan pihaknya yang selalu siaga di pos.

"Selain siaga di pos, tim juga rutin berpatroli di seputaran Pasar Horas. Untuk itu saya harapkan agar warga melaporkan ke kita jika melihat tindak pidana kejahatan," kata Pitra mengakhiri.

Penulis: bt. Editor: aan.