Siantar, hetanews.com - Polresta Siantar akhirnya menetapkan 6 orang tersangka pada penggerebekan Sabtu pagi (6/8/2016), di kos-kosan di Jalan Pangad, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari. Sementara, seorang wanita berinisial N, ditetapkan sebagai saksi.

Kasat Narkoba AKP Bambang Suryo Waskito dikonfirmasi, Senin (8/7/2016), mengatakan mereka yang ditetapkan tersangka terdiri dari 4 orang pria dan 2 orang wanita.

"Dari hasil tes urine mereka (keenam) terbukti positif menggunakan sabu-sabu dan sudah ditetapkan sebagai tersangka," ungkapnya.

Menurutnya, N, salah seorang wanita lainnya tidak terbukti dalam tindak pidana narkotika. "Untuk N statusnya saksi. Dari hasil pemeriksaan dia tidak terbukti. Hasil test urine N dinyatakan negatif," jelasnya.

Para pelaku merupakan incaran aparat Satuan Reserse Narkoba Polresta Siantar. Saat dilakukan penggerebekan, petugas menyita satu paket sabu-sabu seberat 0,22 gram yang didapat dari mobil Avanza nomor polisi (nopol) BK 1833 WO, terparkir tak jauh dari kos-kosan.

Barang bukti narkotika dan satu unit mobil turut diamankan.(foto: Tumpal Tanjung)

"Penggerebekan berawal dari laporan masyarakat yang kita terima. Satu unit mobil juga kita sita lantaran sabu ditemukan disitu dan alat hisap sebagai barang bukti," ungkap Bambang.

2 wanita yang ditetapkan tersangka berinisial AS (27) alias Ane warga Jalan Kartini, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat dan MJM (28) alias Nepo warga Jalan Merpati, Kelurahan Sipinggol pinggol, Kecamatan Siantar Barat 

Sedangkan 4 pria berinisial MAA (28) alias Aan warga Jalan Raya, Kelurahan Timbang Galung, (pemilik mobil) dan AE (21) alias Boyo warga Jalan Kasuari, Kelurahan Sipinggol pinggol, Kecamatan Siantar Barat.

Selanjutnya SU (39) warga Jakan Pelopor, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari serta MDVP (25) alias Mikael warga Jalan Pelindung, Kelurahan Bahkapul, Kecamatan Siantar Sitalasari.

"Mereka sudah kita tahan. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 112, 114 dan 127 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," tegasnya.