HETANEWS

Fadly Nurzal Berharap Penangguhan Penahanan Pelaku di Bawah Umur

Anggota DPR, Fadly Nurzal saat berbincang - bincang dengan Kapolres Tanjungbalai. (foto : Heru Sihotang)

Tanjungbalai, hetanews.com - Anggota DPR-RI Fadly Nurzal mengunjungi Polres Tanjungbalai, Selasa (2/8/2016) untuk pertanyakan proses hukum anak dibawah umur, dan minta agar masyarakat Tanjungbalai dapat hidup rukun, pasca terjadinya kerusuhan beberapa waktu lalu.

Kehadiran Fadly meminta agar pihak Kepolisian dapat bekerja dengan profesional, pasalnya ada lima tersangka yang terlibat aksi perusakan dan penjarahan diketahui masih di bawah umur. Fadly berharap kiranya pihak Kepolisian dapat menangguhkan penahanannya, namun proses hukum tetap berjalan.

Dirinya juga meminta pihak Kepolisian di Sumut dapat mendudukkan permasalahan ini dan dibantu unsur pemerintah setempat yang dipimpin Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial.

"Saya berharap permasalahan ini dapat diselesaikan, di mana juga tidak tumbuh dan kambuh lagi. Saya tau rasa saling memiliki warga Tanjungbalai tinggi, karena pernah merasakan bersekolah di kota ini,” ujarnya.

Dia menuturkan, pengaruh informasi dari sosial media (sosmed) dan pesan singkat jelas ada, namunmasyarakat kedepannya harus menanggapi dengan kepala dingin serta harus ada kearifan.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga sempat menyinggung media penyajinya dapat dipertanggung jawabkan dan ada efek hukumnya.

“Saya berharap di era digital saat ini penyebaran suatu isu yang belum tentu kebenaranya perlu ditanggapi dengan kepala dingin,” paparnya dan tidak membantah sosmed dapat bergerak dengan berantai.

Kepada masyarakat Tanjungbalai, Fadly berpesan agar dapat hidup rukun dan saling menghargai ketika hidup berdampingan. Dirinya menggambarkan kehidupan di hutan.

“Kita manusia saja di hutan harus rukun dengan binatang kalau tidak diadili. Kalau gak mau hidup berdampingan hidup saja sendiri,” tandasnya.

Penulis: heru. Editor: aan.