HETANEWS

Hasil Reses DPRD Simalungun, Infrastruktur masih Masalah Utama

Kondisi jalan yang rusak di Kecamatan Panei. (foto : Zai Sinaga).

Simalungun, hetanews.com - Dalam hasil reses anggota DPRD Simalungun beberapa waktu lalu, ternyata infrastruktur masih menjadi persoalan yang paling utama.

Hal itu terungkap ketika penyampaian hasil reses dari anggota DPRD di 6 Daerah Pemilihan (Dapil), Senin (1/8/2016). Ini disampaikan Ketua DPRD Simalungun Johalim Purba.

Dia mengatakan, persoalan irigasi, pertanian baik jalan usaha tani maupun produksi juga merupakan kendala di setiap dapil. "Itulah persoalan di Simalungun ini yang kita ketahui dari reses pada bulan Maret lalu," ujar Johalim.

Sementara itu, anggota DPRD Simalungun dari Dapil V, Bernhard Damani menyatakan hal yang senada. “Memang persoalan infrastruktur masih yang prioritas. Selanjutnya persoalan pertanian, baik dalam penyuluhan maupun soal jalan pertanian," kata Bernhard.

Politisi Partai NasDem ini menambahkan, persoalan lainnya adalah marak narkoba di setiap pelesok desa atau nagori di Simalungun, sehingga dibutuhkan adanya Badan Narkotika Nasional (BNN) di daerah itu.

“Karena selama ini BNN kita sama dengan yang di Siantar. Kita mau di Simalungun juga dibentuk tersendiri," ujar Ketua Fraksi Nasdem ini.

Diharapkan Bernhard, apa yang menjadi hasil mereka dapat ditindaklanjuti oleh Pemkab Simalungun, baik dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) tahun 2016, maupun dalam Rancangan (R) APBD 2017 nantinya.

Penulis: tom. Editor: aan.