HETANEWS

Ruko Terbakar, Pria Kemeja Merah Marahin Ketua DPRD Siantar

Eliakim Simanjuntak (kaos biru) ketika menghubungi melalui selulernya, pria berkemeja merah yang sempat terlihat marah-marah. (foto : Tumpal Tanjung)

Siantar, hetanews.com  - Maraknya api membakar rumah toko (ruko) milik Susanto, pedagang Mie Pangsit Jalan Cipto, Kelurahan Simalungun, Kecamatan Siantar Selatan, Minggu (31/7/2016), sempat dikhawatirkan akan merembet ke bangunan lain.

Data diperoleh, sedikitnya 11 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) diterjunkan. 6 diantaranya milik Pemko Siantar dan 5 lainnya dari PT STTC. Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 13.35 WIB, atau sekira 2 jam dari peristiwa.

Selain itu, sempat beberapa kali suara ledakan dari lantai 2 bangunan itu. Api dengan cepat membakar seluruh bangun, sehingga dikhawatirkan merembet ke bangunan tetangga lainnya.

"Ada terdengar suara meledak dari tingkat II, ntah apa (yang meledak) saya kurang tau. Apinya pun cepat kali marak tadi," ucap warga setempat menyaksikan peristiwa itu.

Persis dibelakang ruko terbakar, terdapat sebuah gudang penyimpanan milik Toko Obor yang terletak di persimpangan Jalan Diponegoro dengan Jalan Pematang. Amatan di lapangan, dua unit damkar diterjunkan guna mengantisipasi merembetnya api.

Di depan gudang, seorang pria yang belum diketahui identitasnya, memakai kemeja merah, celana jeans biru menyebut dengan lantang orang nomor satu di DPRD Siantar, Eliakim Simanjuntak, yang kebetulan berada di seberang jalan.

"Ketua!! Ketua!! gimana ini," teriak pria itu menunjukkan raut wajah kesal, mengarahkan ke Eliakim Simanjuntak.

Eliakim yang semula di seberang jalan, lalu menghampiri pria yang tampak sudah dirundung emosional itu.

Namun, lagi-lagi ia menyebut keras Eliakim yang saat itu mengenakan kaos warna biru dan celana pendek putih, ketika persis sudah disampingnya. "Ketua DPRD kok gak dihargai," katanya lagi disambut beberapa warga juga menyebutkan Ketua.

Eliakim sendiri, tampak sibuk menghubungi seseorang. "Mana kau, datang kau kemari, cepat!!," ucap Eliakim.

Menurut informasi, luapan amarah pria berkemeja merah itu akibat mogoknya damkar yang sempat berada di depan gudang untuk mengantisipasi menyebarnya kobaran api dari ruko terbakar, sehingga diganti dengan satu unit damkar lainnya.

Sementara, Eliakim sendiri ketika ditanyai wartawan mengaku tidak mengenal pria berkemeja merah itu dan alasannya sempat menyebut-nyebut Ketua DPRD. Kata dia, wajar pria itu marah pada kondisi kebakaran.

"Gak tau, gak kenal saya dia itu. Wajar-wajar saja (dia marah) kondisi (kebakaran) seperti ini," tegas Eliakim berlalu meninggalkan wartawan.

Penulis: bt. Editor: aan.