HETANEWS

DPRD Kebumen Belajar Penanggulangan Kemiskinan di Sergai

Bupati Sergai Soekirman didampingi Wabup Darma Wijaya dan Sekdakab Haris Fadillahsaling tukar menukar cenderamata dengan Sekdakab Kebumen, Adi Pandoyo dan Ketua DPRD Cipto Waluyo

Sergai, hetanews.com – Sebanyak 32 anggota DPRD dan beberapa pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah, dipimpin Sekdakab  Adi Pandoyo melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pemkab Serdang Bedagai (Sergai).

Kunjungan anggota legislatif dari Kabupaten Kebumen ini diterima langsung oleh BupatiSergai Soekirman didampingi Wabup Darma Wijaya, Sekdakab. Haris Fadillah, Asisten Pemerintahan Umum Ramses Tambunan, Asisten Ekbangsos Hadi Winarno, para pimpinan SKPD dan Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah dan Tim Strategi Aliance for Poverty Alleviation (SAPA) Sergai bertempat di bertempat di Aula Sultan Serdang Kantor Bupati di Sei Rampah, Selasa (26/7/2016).

Adi Pandoyo didampingi Ketua DPRD, Cipto Waluyo menjelaskan tujuan kehadiran mereka ke Kabupaten Sergai selain sebagai ajang silahturahmi dan tukar-menukar informasi sekaligus mendapatkan pembelajaran (pembanding) atas Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) khususnya dalam hal penanggulangan kemiskinan.

Sebagai kabupaten muda, keberhasilan Sergai dalam menekan angka kemiskinan sejak beberapa tahun terakhir menurut Adi Pandoyo diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Ini terkhusus dengan dipilihnya Kabupaten Sergai sebagai pilot strategic penanggulangan kemiskinan.

“Di samping itu juga untuk melihat perkembangan pembangunan Kabupaten Sergai dalam strategi serta kiat-kiatnya memanfaatkan sumber daya yang ada untuk mencapai kemajuan maupun prestasi yang telah diraih selama ini,” ujar Adi.

Sementara itu dalam sambutan selamat datang Bupati Soekirman merasa sangat tersanjung karena dikunjungi Pemkab Kebumen guna bertukar pengalaman. “Besar harapan kami kunker ini membawa kesan baik dan hubungan persaudaraan dapat terus berlanjut sepanjang masa,” ujarnya.

Soekirman menjelaskan, bahwa kabupaten yang dimekarkan berdasarkan Undang - Undang (UU) Nomor 36 Tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Samosir dan Kabupaten Serdang Bedagai di Provinsi Sumatera Utara ini terdiri dari 17 Kecamatan, 237 Desa dan 6 Kelurahan dengan luas wilayah 1900,22 Km2 serta jumlah penduduk 734.966 jiwa. Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat ini merupakan kabupaten agraris, di mana potensi daerah yang terbesar adalah pertanian.

Sama halnya dengan Kabupaten Kebumen, bahwa Sergai juga baru mengadakan Pilkada dimana Bupati dan Wabup baru dilantik tanggal 17 Februari 2016 lalu. Dan saat ini sedang menunggu verifikasi Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021 dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu).

Soekirman menuturkan, dalam hal menekan angka kemiskinan, sudah selama 10 Sergai melakukan hal ini, bahkan sebagai pilot strategic penanggulangan kemiskinan. Hal ini tentunya jugamerupakan tantangan bagi Pemkab Sergai untuk melakukan mereview kebijakan, mengidentifikasi hambatan, termasuk melakukan sinergi dan integritas antar sektor dalam penanggulangan kemiskinan, seperti posyandu holistik dan Sistem Informasi Desa (SID).

“Dengan kehadiran pejabat-pejabat dari daerah lain mengunjungi Sergai,diharapkan dapat dijadikan motivasi bagi jajaran pemkab untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan yang lebih baik dari hari ke hari,” pungkas  Soekirman.

Penulis: aguswan. Editor: aan.