Simalungun, hetanews.com - Pertandingan sepakbola antara kecamatan yang berlangsung di Panei Tongah, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, Senin (25/7/2016) diwarnai bentrokan.

Kali ini bentrokan melibatkan antara suporter kedua tim, termasuk pihak panitia Piala Kemerdekaan 17 Agustus.

Awalnya pertandingan antara Tim Simpang Panei kontra Bagadu ini berjalan lancar serta aman. Pertandingan yang mempertemukan kedua tim bebuyutan ini disaksikan para suporter yang hadir di Lapangan Panei Tongah tersebut. Saling dukung serta saling teriak dari antara suporter membuat para pemain trus berupaya membuat gol.

Tim Simpang Panei  yang mendominasi pertandingan berhasil unggul hingga sampai tiga gol dari babak pertama dan kedua. Namun pada menit – menit akhir terjadi pelanggaran keras yang dibuat oleh salah satu pemain Tim Bagadu kepada penyerang (striker) Tim Simpang Panei.

Akibat pelanggaran tersebut, Tim Simpang Panei langsung memberikan pukulan terhadap pemain Tim Bagudu yang melakukan pelanggaran. Tak terima pemain nya dipukuli, akhirnya para suporter Tim Bagadu langsung masuk ke lapangan dan mengejar para pemain Tim Simpang Panei menghidari penonton.

Mengetahui itu, para suporter Tim Simpang Panei pun langsung memberikan perlawanan, sehingga terjadi baku hantam. Pihak panitia yang berupaya untuk melerai malah ikut - ikutan memukul dan menyelamatkan diri dari kerumunan massa,

Keributan pun akhirnya mereda setelah panitia memanggil perwakilan kedua tim untuk melakukan mediasi serta membuat sebuah kesepakatan untuk menenangkan para suporter.

Kedua tim pun berhasil menenangkan suporter nya masing – masing dan berlari ke pinggir lapangan. Melihat situasi mulai tenang, wasit pun langsung melanjutkan pertandingan. Hingga babak kedua selesai, skor 3 - 0 untuk kemenangan Tim Simpang Panei.