Siantar, hetanews.com - Dua pemuda pekerja tambal ban di Jalan Rakutta Sembiring, Kecamatan Siantar Martoba yang menjadi korban tumbangnya pohon akibat hujan deras mengalami luka ringan di bagian bahu kiri.

Kejadian tumbang pohon itu terjadi saat hujan deras di Kota Siantar, Senin (11/07/2016) sekira pukul 15.30 WIB. Pohon mahoni yang tumbang itu menimpa bagian depan rumah milik Armansyah Hutabarat yang dijadikan usaha tambal ban.

Riduan Siregar (22) yang mengalami luka setelah tertimpa pohon tumbang itu mengatakan kalau ia bersama Malum Siregar (22) yang juga ikut tertimpa, saat kejadian sedang kerja memasang ban sebuah mobil truk.

"Lagi kerja kami bang masang ban waktu hujan deras dan angin kencang. Ada 5 orang di lokasi. Tapi hanya kami berdua yang terkena timpaan. Dibantu teman kami dari timpaan itu. Kalau saya kena timpa kayu penyangga seng rumah itu," ujarnya ditemui di lokasi kejadian.

Setelah dibantu lolos dari timpaan itu, kemudian ia bersama kakaknya langsung mencari perawatan di sebuah Puskesmas terdekat.

"Luka di bagian bahu sebelah kiri dan dikasih lah obat luka. Kurang tau saya obat apa itu. Habis itu langsung diperban. Tapi masih terasa sakit, perih-perih gitu," tambah Riduan Siregar seraya menunjukkan lukanya yang telah diperban.

Sementara, pemilik rumah Armansyah Hutabarat menjelaskan, kalau ia belum mengetahui berapa kerugian atas tumbangnya pohon yang menimpa rumah dan tempat usaha.

"Belum tau berapa kerugian. Tunggu dibersihkan lah dulu baru kita tau berapa kerugian. Memang ada alat kompresor kita disitu. Nantilah dihitung. Kalau pohon itu, sudah ada sekitar 30 tahunan," sebut Armansyah.

Amatan hetanews, setelah mengetahui adanya pohon tumbang, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Siantar, PLN, Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarukim) maupun Polsek Siantar Martoba langsung datang ke lokasi kejadian.