HETANEWS

BNN Asahan Lakukan Tes Urine, 2 Supir Bus Positif

Beberapa supir bus mengikuti tes urine. (foto : Heru Sihotang)

Asahan, hetanews.com - Menjelang Idul Fitri, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Asahan melakukan tes urine terhadap supir (pengemudi) bus yang melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) depan pos retribusi Terminal Madya Kisaran, Jumat (24/3/2016).

Tes urine dilakukan kepada supir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Dari  hasil tes urine ditemukan 2 orang sopir yang terindikasi positif mengonsumsi narkoba.

“Ada 30 supir bus yang kita tes urine dan 2 orang diketahui positif . Mereka sudah diamankan untuk pemeriksaan selanjutnya kita bawa ke kantor,” kata Kepala BNN Asahan, Tuangkus Arianja.

Adapun kedua supir bus yang diamankan yakni berinisial TP (39) warga Dusun III Kelurahan Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dan JOS (25) warga Desa Pagar Jati, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang.

Lanjut Tuangkus , kegiatan tes urine yang dilakukan sebagai salah satu antisipasi untuk meminimalisir kecelakaan. Dari beberapa kasus, menambah tenaga menjadi alasan para supir bus sehingga mengonsumsi narkoba.

“Padahal, kalau mengemudi setelah mengonsumsi narkoba, sangat berbahaya. Bisa hilang konsentrasi. Makanya, razia kita fokuskan kepada supir bus lintas jauh, supaya penumpang selamat sampai ke tujuan,” ujarnya.

Untuk itu, Tuangkus menghimbau kepada pemilik ataupun pengelola perusahaan bus supaya tidak memakai jasa supir yang diketahui mengonsumsi narkoba. "Bagi, supir yang terindikasi mengonsumsi narkoba, akan kita laporkan kepada pengelola supaya diberhentikan,” tegasnya.

Menurut Tuangkus, kegiatan tersebut selain mencegah terjadinya kecelakaan juga sekaligus memperingati Hari Anti Narkoba Internasional yang akan jatuh pada minggu (26/6/2016). “Sosialisasi akan terus kita lakukan, sehingga masyarakat sadar dan terhindar dari bahaya narkoba,” tandasnya.

Secara terpisah, Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Martabat, Dedy Panjaitan menyambut baik kegiatan yang dilakukan BNN Asahan karena menyangkut nyawa orang yang menggunakan transportasi umum.

“Namun kita berharap kepada BNN Asahan lebih serius dalam melakukan tes urine seperti ini. Kalau perlu hal seperti ini tidak dilakukan musiman saja,” sebut Dedy mengakhiri.

Penulis: heru. Editor: aan.