HETANEWS

Tobasa Dikepung Asap dan Limbah PT TPL

Limbah yang dibuang PT TPL ke Sungai Asahan. (foto : Frengki Silitonga)

Tobasa, hetanews.com - Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) dikepung kabut asap. Itu terjadi dipicu pembuangan limbah asap milik PT Toba Pulp Lestari (TPL) di Desa Pangombusan, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Tobasa.

Selain kabut asap, PT TPL juga dituding warga membuang air limbah ke Sungai Asahan. Akhirnya warga sekitar kecewa dan  resah. Pasalnya pembuangan limbah tersebut bisa menimbulkan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) dan sesak napas, apalagi masyarakat yang tinggal di sekitaran TPL.

“Banyak masyarakat selalu sakit gara - gara limbah dan asap TPL. Atap rumah warga pun cepat busuk akibat limbah perusahaan. Kami meminta pihak pemerintah pusat supaya turun ke lokasi untuk melihat kondisi masyarakat Desa Siantar Utara (Siruar),” sebut salah seorang warga bernisial SM, Senin (13/6/2016).

Lanjutnya, warga berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melihat kondisi mereka yang selalu ‘disiksa’ TPL akibat bau limbah TPL. Menurut SM, sejak peralihan nama dari Indorayon ke PT TPL tahun 2003, maka saat itu juga warga mencium aroma limbah  busuk yang dikeluarkan pihak perusahaan.

Dia menuturkan, apabila hujan turun, TPL mengeluarkan aroma tak sedap. Bukan hanya itu, perusahaan juga dituding membuang air limbah ke Sungai Asahan.

“Apalagi turun hujan, udara seputar kampung kami jadi bau busuk. air sungai juga berubah menjadi keruh alias berminyak. Jadi TPL tidak bisa mengelak kalau mereka bilang tidak buang limbah ke Sungai Asahan,” sebut tokoh masyarakat ini.

Dana  Community Development (CD) perusahaan sejak tahun 2012 hingga 2016 tidak disalurkan pada masyarakat. Dana itu lah yang dituntut warga Desa Siruar.

Ketika coba dikonfirmasi Humas PT TPL di Parmaksian (Porsea) bermarga Hutabarat justru mengelakmemberikan informasi terkait pembuangan limbah itu. “Nanti lah dulu itu," ucap Hutabarat sembari berlalu meninggalkan awak media.

Amatan di lapangan, begitu memasuki area produksi TPL, kondisi udara disekitar usaha tersebut terasa bau. Begitu juga pencemaran di Sungai Asahan sisa limbah minyak berwarna hitam terlihat dengan jelas.

Penulis: frengki. Editor: aan.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.

Komentar 1
  • Yudhi Sr.
    Berita yang terlalu membesar-besarkan, kalau memang berbahaya ikan-ikan disana sudah pasti akan mati juga. Ispa? Sakit? Buktinya saya sehat-sehat saja, tidak ada kurang suatu apapun. Limbah yang dibuang sudah pasti telah disterilkan terlebih dahulu sebelum dialirkan ke sungai. Bisa jadi berita ini dibesar-besarkan dengan tujuan mengambil keuntungan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.