HETANEWS

Waspada, Maling Merajalela, Septor Pendeta Diembat Saat Pergi Pesta

Siantar, hetanews.com - Aksi pencurian sepeda motor semakin menggila saja. Pelaku tak hanya mengembat sepeda motor dari parkiran maupun halaman rumah, tapi juga beraksi memasuki rumah korban.

Seperti yang dialami Pdt Tarida Siregar warga Jalan Pisang gg Delima Kelurahan Pardamean  Kecamatan Siantar Marihat, yang kehilangan sepeda motor Honda CS1 warna hitam BK 3979 TAD.

Kepada wartawan, Senin (13/6/2016), Tarida yang tinggal di komplek gereja HKIP itu mengatakan, aksi pencurian diperkirakan berlangsung Sabtu (11/6/2016) sekira pukul 03.00 WIB.

"Memang pada saat kejadian saya berada di Sidikalang, ada pesta. Tapi dirumah itu ada keluarga saya. Kereta diambil dari dalam," ungkapnya.

Menurutnya, maling masuk kedalam rumah melalui jendela samping rumah dan keluar dari pintu depan. "Agak rusak memang jendela kami itu. Dari jendela itu mungkin masuknya. Kunci tinggal dikereta," ungkapnya dari seluler.

Dijelaskannya, sepeda motor biasa digunakan suaminya marga Hutabarat. Kabar buruk itu diketahuinya dari Minton Siregar, salah seorang keluarganya yang tinggal dirumah tersebut.

"Keluarga (Minton) yang nelpon ke saya. Mereka tau pas bangun pagi lah. Pintu dan jendela tertutup rapi semua. Hanya saja, kunci pintu rumah dibuat malingnya diluar," katanya.

"Selain si Minton, ada juga keluarga lain. Dibilangnya sekira jam 2 masih ada diliatnya kereta, pas dia mau ke kamar mandi. Habis itu lah mungkin malingnya masuk," katanya.

Belakangan, kata korban, pencurian kerap terjadi. Sejumlah ternak berhilangan di seputaran tempat tinggalnya. "Ayam sering juga kehilangan disini," katanya.

Berharap agar kepolisian dapat menemukan sepeda motornya, korban mengaku mengadukan peristiwa itu ke Polsek Siantar Marihat. Kapolsek Siantar Marihat AKP Ruslan membenarkan pengaduan korban No.Pol:Lp/23/VI/2016/SU/Res.STR/SEKT.MRH.

Penulis: bt. Editor: des.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.