HETANEWS

Sekolah Dilarang Pecat Siswa, Yayasan Bona Pasogit Malah Ancam Akan Keluarkan Siswa

Ruth Lumban Tobing ketika memberitahukan masalah pemukulannya di salah satu toko Photo copy. (Foto : Frengki Silitonga)

Tobasa, hetanews.com - Pemukulan siswi terjadi di Yayasan Bona Pasogit TPL Kecamatan Parmaksian. Siswi bernama Ruth Lumban Tobing kelas 1 tersebut dipukul karena dia dituduh mencuri Hanphone milik N Napitupulu. Parahnya, pihak sekolah sempat mengancam akan mengeluarkannya dari sekolah.

Kejadian berawal, N Napitupulu, pemilik Handphone tersebut mengadukan tuduhan pencurian itu ke pihak sekolah, lalu memanggil Ruth ke ruangan kantor BP. Disana, guru Rosalinda Tobing menanyakan tuduhan pencurian itu kepada Ruth, tapi tidak diakui olehnya. Mendengar itu, Rosalinda langsung memukul wajah Ruth.

Sepulangnya dari sekolah, Ruth memberitahukan pemukulan itu kepada orangtuanya br Siburian. Mendengar itu, orang tua siswi itupun lansung menangis mendengar pemukulan yang dialami anaknya, terlebih anaknya menceritakan kejadian itu sambil terisak-isak.

Beberapa awak media yang kebetulan mendengar cerita anak tersebut ketika mengadu, lantas mencoba datang ke Yayasan Bonapasogit untuk konfirmasi mengenai masalah ini.

Ketika dikonfirmasi, Kordinator  Sekolah Rosseli Br Simajuntak, mengaku belum mengetahui permasalahan tersebut. Ia pun mengatakan akan menanyakan masalah pemukulan tersebut kepada kedua belah pihak.

Ketika ditanyakan apakah sekolah berhak memproses masalah pencurian, Kordinator Sekolah itupun hanya terdiam.

Ruth sempat mengatakan dirinya akan dikeluarkan dari sekolah tersebut. Padahal, menurut wajib belajar sembilan tahun, setiap sekolah dilarang memecat atau mengeluarkan siswa dari sekolah, karena pendidikan merupakan hak anak-anak. Kecuali jika siswa itu sendiri yang meminta untuk berhenti sekolah.

Ketika di konfirmasi mengenai pemecatan itu,Kordinator Sekolah juga mengaku tidak mengetahui masalah tersebut. “Lagian kan ada prosedur untuk masalah seperti ini, biarkan dulu pihak sekolah bicara dengan kedua belah pihak,” ujarnya.

Penulis: frengki. Editor: des.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.