Deliserdang, hetanews.com - Saut Martua Panjaitan, yang dikabarkan mengalami gangguan kejiwaan, menggorok leher neneknya, Sabtu malam (11/6/2015).

Saut yang merupakan anak anggota Polri, Ajun Inspektur Satu H Panjaitan menggorok leher neneknya sendiri Holdaria boru Sipahutar (83), di rumah korban yang berada di Jalan Namorih, Dusun IV No25, Desa Lama, Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang. Diduga, pelaku nekat menghabisi nyawa neneknya itu lantaran kerap dimarahi.

Informasi yang diperoleh  di lapangan menyebutkan, kasus pembunuhan ini terjadi saat korbannya berada di rumah bersama pelaku.

Lantaran Aiptu H Panjaitan mendapat jadwal masuk kerja, ia pun meninggalkan anaknya itu bersama mertuanya. Entah mengapa, saat korban ditinggal berdua dengan pelaku yang disebut-sebut mengalami gangguan kejiwaan ini, Saut mengamuk.

Korban yang tengah duduk di ruang tengah lantas digorok. Akibat peristiwa ini, urat leher korban dikabarkan putus. "Parangnya diambil dari dalam rumah. Menurut kabar, memang pelaku memiliki gangguan kejiwaan," kata sumber.

Usai kejadian itu, warga sekitar yang mengetahui insiden ini langsung menghubungi petugas Polsek Pancur Batu. Polisi bersama Tim Inafis kemudian melakukan olah tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kapolsek Pancur Batu, Komisaris Frido Gultom sayangnya belum mau memberikan keterangan. Ketika dikonfirmasi, Sabtu (11/6/2016), Frido enggan menjawab, begitu juga saat dilayangkan pesan singkat, belum berbalas.

sumber: tribun