HETANEWS.COM

Proyek Dinas Pariwisata Gagal, Kinerja Kadis Pariwisata Tobasa Dipertanyakan

Salah satu proyek Dinas Pariwisata Tobasa yang terkesan asal jadi, sudah berhancuran.

Tobasa, hetanews.com - Dinas Pariwisata Tobasa dianggap gagal dalam membenahi dan membangun sektor Pariwisata Tobasa. Pasalnya, sebagian proyek fisik yang dianggarkan oleh mereka untuk dikerjakan oleh rekanan, sudah rusak.

Seperti di Desa Lumban Bul Bul, pembangunan jalan setapak dan tembok pemecah ombak senilai ratusan juta hancur total. Amatan hetanews.com di lapangan, paving block jalan setapak tersebut amblas dan tampak kurang penataan. Pemandangan tersebut jelas mengecewakan, melihat proyek yang bersumber dari APBD Tobasa 2015 terkesan sia-sia tanpa bisa dirasakan atau dinikmati oleh masyakat luas.

Menanggapi hal tersebut, Ketua LSM Lembaga Peduli Lingkungan Masyarakat Kabupaten Tobasa, Herman Richardo Hutapea mengatakan jika sudah seharusnya dan sangat layak jika Kadis Pariwisata Tobasa dicopot. Dengan banyaknya bangunan dari Dinas Pariwisata Tobasa cepat hancur, tentu kemampuan kadis tersebut harus dipertanyakan.

“Padahal setahu saya, untuk merancang suatu bangunan perlu gambaran dan tinjau lapangan dulu agar hasilnya memuaskan. Memang sudah bukan menjadi rahasia umum sepanjang tahun 2014-2015, jika semua proyek PL (penunjukan langsung) di Tobasa dikenai "karcis" (fee) senilai 20% dari pagu. Dan hasilnya demikian, hancurlah,” ungkap Herman Richardo.

Namun, ketika dikonfirmasi ke Dinas Pariwisata, tak satupun pegawai yang bisa ditemui dan begitu juga Kadis yang disebut tidak ada diruangannya.

Penulis: frengki. Editor: Desi Manalu.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan