Simalungun, hetanews.com - Sebanyak 80 orang saksi telah diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun terkait kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) dan hibah Tahun Anggaran (TA)  2012,2013 dan 2014.

Keterangan dari Kasi Pidsus Prada Situmorang melalui jaksa penyidik S Munthe mengatakan, sampai saat ini pihak Kejaksaan sudah memeriksa dan memanggil sebanyak 80 orang terkait tentang penerimaan bansos tersebut.

“80 orang yang saat ini kita periksa  ini dari berbagai pihak baik anggota DPRD Simalungun periode 2010 - 2015 atau lembaga dan pihak - pihak yang menerima dana tersebut. Untuk nama namanya kita belum bisa beritahu, karena hanya pemeriksaan,” ucap Munthe, Selasa (7/6/2016).

Disinggung mengenai kapan akan ditetapkan tersangka atas kasus dugaan korupsi itu, Munthe mengaku  saat ini belum bisa kita pastikan kapan akan ditetapkan tersangk. “Karena saat ini masih tahap penyelidikan dari Kejaksaan,” ucap  Munthe.

Sebelumnya, tim Kejari Simalungunmenyelidiki dugaan korupsi dana bansos bernilai ratusan miliar, dari tiga tahun mata anggaran di Pemkab Simalungun. Penyelidikan itu meneruskan perintah dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) untuk menindaklajuti perintah Kejaksaan Agung (Kejagung).

Baca: (Ada Penerima Bansos Pemkab dari Luar Simalungun).