HETANEWS

Warga Kisaran Babak Belur Curi Beat di Siantar

Salim Putra Hasibuan pelaku curanmor. (foto : Tumpal Tanjung)

Siantar, hetanews.com - Polisi membekuk Salim Putra Hasibuan (33), pelaku pencurian sepeda motor Honda Beat nomor polisi (nopol) BK 5355 WAD, Senin (6/6/2016).

Salim dibekuk atas pengaduan korban bernama Abdul Rahmad (20) warga Jalan Farel Pasaribu, Kelurahan Pardamean, Kecamatan Siantar Marihat, yang dilaporkan pada Jumat (20/5/2016).

Informasi yang diperoleh hetanews menyebutkan, saat itu korban tengah bermain di salah satu warung internet (warnet) Jalan Narumonda Bawah, Kelurahan Kebun Sayur, Kecamatan Siantar Timur.

Lantaran waktu hampir menunjukkan dini hari, korban pun berencana untuk pulang kerumah. Hanya saja, sepeda motornya yang semula diparkirkan, tak ditemukan korban di depan warnet itu.

"Saat melakukan aksinya, pelaku mencuri dengan cara menggunakan kunci palsu (kunci T - red)," ujar Kapolsek Siantar Timur, AKP Giring Damanik melalui Kanit Reskrim Ipda Raun Samosir, dihubungi Senin (6/6/2016).

Meski sudah diamankan, lanjut Raun, pihaknya masih melakukan pencarian terhadap sepeda motor itu, lantaran pelaku sudah menjualnya.

“Sejauh ini pelaku masih berbelit - belit ditanyai. Pengakuannya sudah dijual oleh temannya warga Karangsari. Mereka bertemu di Ramayana, kawannya itu yang menjual seharga Rp 1,8 juta, rinciannya Rp 1,3 juta sama dia (pelaku) dan sisanya sama kawannya itu," katanya.

Pelaku merupakan warga Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan. Selama di Siantar, diketahui pelaku tidak memiliki tempat tinggal yang menetap.

"Pelaku ditangkap oleh warga, lalu diserahkan ke Reserse Kriminal Polresta Siantar. Polsek hanya menerima pelaku lantaran pengaduan korban ada di kita," katanya.

Belum diketahui persis penyebab pelaku ditangkap sejumlah warga. Namun, saat itu sejumlah warga memberi pukulan hingga mengalami lebam di sekujur badannya.

"Pelaku sudah kita tahan. Atas perbuatannya pelaku kita jerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan Pemberatan," ungkap Raun dari seberang telepon.

Penulis: bt. Editor: aan.