HETANEWS

Bulan Puasa, Jam Kerja ASN Dikurangi 1 Jam

Surat Edaran Wali Kota mengenai jam kerja ASN di lingkungan Pemko Siantar. (foto : Humas Pemko Siantar)

Siantar, hetanews.com - Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi (Menpan-RB) NO.03/2016 dan SE Menpan-RB No. B.1743/M.PAN-RB/5/2016 tanggal 17 Mei 2016 perihal Penetapan Jam Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri pada bulan Ramadhan, Wali Kota Siantar menerbitkan SE No. 500/4257/BKPP/2016 tanggal 02 Juni 2016 tentang Penetapan Jam Kerja ASN pada bulan Ramadhan.

Berdasarkan surat yang ditandatangani Penjabat (Pj) Wali Kota, Jumsadi Damanik tersebut diatur bahwa hari kerja Senin sampai Jumat kerja mulai pukul 08.00 - 15.00 WIB dengan waktu istirahat 12.00 - 12.30 WIB. Sedangkan untuk hari  Jumat, kerja mulai pukul 08.00-15.30 WIB, dengan jam istirahat pukul 11.30-12.30 WIB.

“Meskipun surat tersebut ditujukan kepada seluruh instansi di lingkungan Pemko Siantar dari mulai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sampai ke Kelurahan, tetapi kami merasa perlu menyampaikan ke seluruh masyarakat agar semua mengetahuinya. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui waktu untuk mengurus kepentingannya ke instansi-instansi tertentu sesuai dengan jam kerja yang telah ditentukan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kabag Humas, Jalatua Hasugian kepada media, Sabtu (4/6/2016).

Surat Edaran Wali Kota pada para pengusaha mengenai jam operasional usaha mereka. (foto: Humas Pemko Siantar)

Selain itu, Wali Kota juga menerbitkan Surat No. 451.13/4298/VI/2016 tanggal 03 Juni 2016 tentang Himbauan kepada Pengusaha Jasa Pariwisata maupun lokasi-lokasi Hiburan di Kota Siantar, sehubungan dengan pelaksanaan ibadah puasa bulan Ramadhan.

Tembusan surat ini juga disampaikan kepada Ketua DPRD, Kapolresta, Kepala Badan Kesbang Linmas, Kepala Badan Perijinan Terpadu, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Kepala Kantor Satpol PP.

Dalam surat tersebut, para penguasaha dihimbau agar menghormati umat yang sedang melaksanakan ibadah puasa, menjaga keamanan dan ketertiban umum di lingkungan usahanya dan tidak melakukan aktivitas (live music, live show dan sebagainya) yang dapat mengganggu kenyamanan umat yang sedang berpuasa atau beribadah dan tidak memajang makanan maupun minuman secara terbuka di siang hari.

Selanjutnya mematuhi jam operasional usaha khusus bulan Ramadhan bagi pengusaha jasa wisata, hotel, penginapan, restoran, cafe, warung dan hiburan malam diharapkan tidak melebihi jam operasional pukul 23.00 WIB pada malam hari.

“Demikian surat tersebut kami beritahukan kepada seluruh masyarakat Siantar agar kita semua dapat mengetahuinya serta melaksanakannya. Ini demi kenyamanan dan keamanan bersama, khususnya kepada saudara-saudara kita umat Muslim yang tengah melaksanakan ibadah puasa,” ujar Jalatua.

Penulis: tom. Editor: aan.