Simalungun, hetanews.com – Akibat belum dapat dipastikan tersedianya anggaran pembiayaan yang dapat dimanfaatkan sebagai gaji bagi Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Pemkab Simalungun, akhirnya disarankan kepada mereka (PTT) untuk beralih profesi.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Pemkab Simalungun, Akmal Siregar, ketersediaan anggaran di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran (TA) 2015 sebagai honor PTT hanya sampai bulan Juni 2016.

“Untuk ketersediaan anggaran lanjutan sebagai honor PTT tersebut belum dapat dipastikan ada pada Perubahan APBD nantinya. Kami juga telah sarankan agar PTT tersebut beralih profesi,” ungkap Akmal, Kamis (2/6/2016).

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun, Jan Maurisdo Purba, mengatakan mengenai SK yang diterbitkan bagi PTT tersebut sampai akhir tahun. 

“Kalau untuk penggajian ditampung hanya sampai bulan Juni ini. Mengenai itu juga sebelumnya telah kita sosialisakan kepada para PTT. Kita juga telah sarankan bagi mereka dikarenakan tidak adanya dana, agar dapat beralih profesi,” paparnya.

Untuk Dinas Kesehatan (Dinkes), sambung Jan Maurisdo, ada sekitar 782 orang PTT, terdiri dari perawat bidan, asisten apoteker, bidan dan tenaga kesehatan lainya. Penggajian diberikan sebesar Rp 1 juta per orang.