Tebingtinggi, hetanews.com – Sekolah Menengah Pertama (SMPN)1 Kota Tebingtinggi yang terletak di Jalan Sutomo No 15, merupakan sekolah unggulan dan berbasis computer.

Hal itu terbukti ketika Ujian Nasional (UN) tanggal 9 Mei 2016 sebanyak 327 siswa - siswi ujian dengan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Diketahui tinggi animo masyarakat Tebingtinggi yang ingin menyekolahkan putra putrinya ke sekolah berkualitas dengan akreditasi A di SMPN 1.

Hal itu dibenarkan Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Doanta Surbakti di kantornya, Rabu (1/6/2016). Dia mengatakan para siswa siswi berjumlah 1.000 orang dengan 27 ruangan belajar, tenaga guru yang profesional ditambah staf berjumlah 70 orang.

Doanta menjelaskan, bahwa SMPN1 merupakan sekolah adiwiyata dan mendapat penghargaan dari Pemko Tebingtinggi dan Provinsi Sumatera Utara tahun 2013. Sementara dari nasional tahun 2015.

“Saat ini SMPN 1 akan menuju menjadi sekolah adiwiyata mandiri dan tim pembimbing ke arah itu dipandu oleh kantor KLH Kota Tebingtinggi,” jelasnya.

Selain itu, sebanyak 6 pelajar SMPN 1 mengikuti kejuaraan bulu tangkis O2SN di Sumatera Utara. Anak didik nya juga telah menjuarai berbagai kejuaraan cerdas cermat baik tingkat Kota Tebingtinggi maupun Provinsi Sumatera Utara. Banyak prestasi yang telah diraih baik di bidang pendidikan sains dan olahraga.

“Di samping itu, kami memiliki Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang komprehensif dan gita marching band SMPN 1. Sebagai catatan yang masuk kemari lulus seleksi dengan nilai tertinggi,” ujarnya.

Hasil UN yang bakal diumumkan tanggal 11 Juni 2016, Doanta mengatakan,  optimis anak didik mereka akan lulus 100 persen. Ini karena sekolah telah memberikan bimbingan pelatihan untuk menghadapi UN dengan try out sebanyak 5 kali.

Diirinya juga berharap para orang tua turut berpartisipasi langsung dalam mensukseskan program pendidikan nasional sesuai dengan Undang – Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional.

“Mari kita jaga anak didik calon generasi bangsa dengan bukti konkret dan nyata. Antara lain para orang tua hendaknya memeriksa pekerjaan rumah anak didik sewaktu di rumah, sehingga banyak efek positif yang ditimbulkan dan terhindar dari bahaya pergaulan bebas maupun narkoba,” sebutnya mengakhiri.