HETANEWS

Oknum Anggota DPRD Tobasa Diduga Kerjakan Proyek DPT

Proyek DPT di Desa Jonggi Manulus, Kecamatan Parmaksian. (foto : Maria Sitorus)

Tobasa, hetanews.com – Proyek pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT) di Desa Jonggi Manulus, Kecamatan Parmaksian, dikerjakan perusahaan siluman (tanpa plank proyek) diduga milik salah seorang oknum DPRD Toba Samosir (Tobasa) dari PDI - Perjuangan.

Proyek ini diduga kuat tidak sesuai bestek, karena tidak bisa mencegah keruntuhan tanah. Selain itu tidak mampu menjaga stabilitas timbunan tanah dari longsor.

Diketahui DPT tersebut tidak bisa memeriksa stabilitas terhadap guling/pergeseran dan daya dukung pondasi. Pekerjaan rekanan oknum anggota dewan berupa DPT, pengerasan jalan/rabat beton di sejumlah tempat itu menuai protes dari masyarakat .

Menurut masyarakat, kondisi bangunan seperti ini perlu diaudit oleh penegak hukum, karena tidak memperhitungkan mutu dan kualitas. Dugaan pekerjaan ini tidak sesuai bestek. Hal ini menjadi catatan buruk seorang wakil rakyat dari desa itu.

"Anggaran ini dilaksanakan Tahun Anggaran (TA) 2014 dengan pagu di atas ratusan juta, tapi begitu lah kualitasnya. Kami berharap agar Pemkab Tobasa melalui dinas terkait sebagai pengguna anggaran sejumlah proyek  milik anggota dewan ini mengambil tindakan tegas terhadap pengerjaan yang tidak sesuai bestek," ujar sejumlah warga, kemarin.

Para warga itu juga menuturkan, informasi yang mereka dengar sampai saat ini anggota dewan tersebut masih rekanan Pemkab Tobasa. Bahkan diduga pernah bentrok dengan salah satu kepala dinas (kadis) karena tidak dapat jatah proyek.

Ditambahkan mereka (warga) bila hal ini dibiarkan dan tidak dijatuhi sanksi, ada tudingan terhadap Pemkab Tobasa dalam hal ini dinas pengguna anggaran dari sejumlah proyek milik oknum anggota dewan itu diduga terjadi kongkalikong. 
 

Penulis: sitorus mel. Editor: aan.