HETANEWS

SBSI Datangi Warga Korban Penggusuran Jalan Nias

DPC SBSI Siantar saat mendatangi warga korban penggusuran rumah di Jalan Nias, Selasa (31/05/2016). foto : Armeindo Sinaga)

Siantar, hetanews.com – Para warga yang rumahnya digusur yang tinggal di pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS), Jalan Nias, Kelurahan Toba, Kecamatan Siantar Selatan yang dihuni 22 Kepala Keluarga (KK) didatangi DPC Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Siantar, Selasa (31/5/2016) sekitar pukul 12.30 WIB.

Ketua DPC SBSI Siantar, Maurits Siahaan dan Sekretaris Fransiskus Silalahi mendatangi warga sebagai bentuk kepedulian. “SBSI ini termasuk organisasi kemasyarakatan dan sosial bukan komersial,” tutur keduanya.

Mereka menginginkan agar Pemko Siantar tegas dan adil terhadap penggusuran di Kota Siantar. “Ini ada apa Pemko melalui Kakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Julham Situmorang dengan Pardede (pemilik tanah)? Karena kalau kita tinjau, rata-rata semua menyalahi DAS, di sekitar Sungai Bahbolon itu semua menyalahi aturan,” kata Maurits.

“Kami meminta kepada Pemko Siantar, dalam penggusuran untuk lebih bijaksana dalam melihat nasib yang digusur. Entah relokasi ke rumah susun (rusun) yang kenapa tidak digunakan kepada masyarakat miskin, yang tidak punya rumah,” tambahnya.

Mereka pun menduga kalau Pemko Siantar sendiri selama ini melakukan pembiaran berdirinya rumah-rumah tak ada penghuninya.“Jangan ada tebang pilih. Selama ini Pemko Siantar ada melakukan pembiaran. Artinya tumbuh rumah-rumah yang tidak bertuan. Salah satu contoh DAS Bahbolon sudah melanggar Perda ataupun Perwa,” ucap Maurits.

SBSI Siantar juga mempertanyakan mengenai kemiskinan di Kota Siantar. “Dalam pembahasan APBD, membicarakan kemiskinan semakin berkurang, nyatanya semakin banyak. Contohnya lah mereka itu yang digusur. Kami meminta kepada DPRD Siantar selaku menampung aspirasi masyarakat dalam hal penggusuran tersebut. Serta Pemko Siantar dan DPRD Siantar bisa duduk bersama sebelum mengambil keputusan penggusuran,” tutup mereka.

Penulis: ndo. Editor: aan.