HETANEWS

Pelajar SMP Siantar Ditabrak KA, Kaki Patah dan Jari Tangan Putus

Korban saat mendapatkan perawatan di RSVI. (foto : Tumpal Tanjung)

Siantar, hetanews.com - Putra Kitting Chaniago (15) nyaris meregang nyawa pasca ditabrak kereta api (KA) di perlintasan rel belakang Pasar Horas, atau perbatasan Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara dengan Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat.

Belum diketahui pasti penyebab pelajar yang mengemban bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Siantar ini sehinggan ditabrak si ‘ular besi’ tersebut. Namun, akibat kejadian itu, Putra mengalami kedua patah tulang kaki.

Lokasi kejadian. (foto: Tumpal Tanjung)

Data yang dihimpun hetanews menyebutkan, peristiwa menimpa warga Jalan Tanah Jawa, Gang Puri, Kecamatan Siantar Utara ini terjadi, Senin (30/5/2016) sekira pukul 04.00 WIB.

Usai peristiwa itu, korban dilarikan ke Rumah Sakit Vita Insani (RSVI) akibat mengalami patah tulang kedua kaki, luka lecet dan memar di bagian kepala hingga buntung pada jari tangan kiri.

Kapolsek Siantar Utara AKP Poltak Simatupang melalui Kanit Reskrim Ipda Zulkarnain dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu.

Zul mengatakan korban sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit. Hanya saja, ia enggan membeberkan kejadian yang menimpa pelajar SMP itu. "Benar (ada kecelakaan) di rel KA. Kasusnya ditangani oleh pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) katanya melalui telepon seluler.

Penulis: bt. Editor: aan.