HETANEWS

Maling Bersenpi Terekam CCTV Gagal Merampok di Toko Ponsel Melanthon Siregar

Anna (baju hitam) ditemani Silaban (baju putih) dan dua korban lainnya (baju merah) membuat pengaduan di Polres Siantar. (Foto : Tumpal Tanjung)

Siantar, hetanews.com – Tiga orang maling gagal merampok rumah toko (ruko) di Jalan Melanthon Siregar  Kelurahan Marihat  Kecamatan Siantar Marihat, Senin (30/5) dini hari. Satu diantaranya tampak jelas wajah dan membawa senjata api.

Data yang diperoleh hetanews menyebutkan, ruko dihuni oleh Yohan Aritonang, Candra Aritonang, Anna Maria, sekaligus dijadikan toko ponsel. Ditemui membuat pengaduan di Polres Siantar, C  Silaban salah seorang keluarga korban mengatakan, maling masuk melalui ruko kosong yang disamping.

"Setelah masuk dari pintu depan ruko yang kosong, mereka naik ke atas. Dan dari pintu atas itu mereka masuk ke ruko yang ditinggali adikku (Anna)," ujarnya.

Ketiga pelaku memakai masker masuk dengan cara merusak engsel pintu paling atas ruko menggunakan linggis, dan menghampiri ketiga korban yang sedang tidur di Lantai III.

"Mereka tidur di lantai 3, si Anna sendiri dan dua laki - laki lagi dikamar sebelahnya. Pertama yang didatangi kamar kamar si Yohan dan Candra, karena tidak terkunci," katanya menjelaskan.

Didalam kamar, lanjutnya, para pelaku menyatakan keinginannya meminta duit kepada Yohan dan Candra. "Dibanguni yang dua itu, trus disuruh duduk. si Yohan sempat kena pukul karena mempertahankan hp-nya yang dirampas pelaku. Disitu lah, dibilang malingnya 'kami hanya inginkan uang'," ujar Silaban menirukan pengakuan korban.

Lantaran tak menemukan uang yang dicari, ketiga pelaku kemudian menuju ruangan Anna yang berada disebelah. Hanya saja, ketika hendak menggeledah, para pelaku lengah dan membuat Anna melarikan diri ke kamar Candra dan Yohan.

"Masuk ke kamar si Anna maling mendobrak pintunyam. Pas digeledah kamarnya, disitu adikku lari ke kamar Yohan dan Candra. Di kunci orang itu pintunya sambil berteriak maling," katanya.

Teriakan ketiga korban membuat para maling kalang kabut. Soalnya, sejumlah warga berdatangan. Maling pun kabur melalui pintu atas.

"Mungkin sempat malingnya mau kabur dari pintu bawah, tapi karena sudah ada masyarakat yang menunggu didepan jadi mereka lari ke atas lagi. Linggis sama obeng mereka tinggal dilantai bawah dan pintu bawah juga sempat dirusak," katanya.

Silaban yang tinggal di Medan ini berujar, kabar diketahuinya usai menerima panggilan dari korban. "Begitu dapat kabar, saya langsung ke Siantar. Pagi tadi juga sampe sini," katanya.

Dari rekaman CCTV ruko, katanya, satu diantara kawanan maling dapat terlihat bagian wajah. "Satu pelaku, nampak wajahnya karena didalam ruko dia menutup wajahnya pake masker. Dan, yang megang senjata pake topi. Mereka hanya membawa hp smartfren punya si Yohan," katanya.

Penulis: bt. Editor: des.