Siantar, hetanews.com - Iskandar (36), anggota TNI AD yang beralamat di asrama Korem 022/Pantai Timur, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, tewas setelah terlibat kecelakaan di Jalan Medan Km 5,5 Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba.

Diduga, prajurit berpangkat Kopda di kesatuan Korem 022/PT itu, tewas karena menabrak mobil yang berada tepat di depan kedai (warung) marga Nainggolan, Jumat (27/5/2016) sekira pukul 02.00 WIB.

Berdasar informasi yang diperoleh, diduga korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio tanpa plat datang dari arah Siantar menuju Beringin, dengan kecepatan tinggi.

Setibanya di lokasi, korban menabrak bagian belakang mobil yang ada di depan arahnya sehingga mengalami luka yang cukup serius. Namun, parahnya pengendara mobil yang belum diketahui jenis kendaraannya itu meninggalkan korban begitu saja. Kejadian membuat sejumlah warga berkerumun. Beberapa diantara mereka pun menginformasikan kepada pihak Kepolisian.

Personil Sat Lantas Polresta Siantar yang tiba di lokasi, selanjutnya melarikan korban ke Rumah Sakit Horas Insani (RSHI). Hanya saja, korban dikabarkan meninggal dunia, beberapa saat usai menjalani perawatan.

Kasat Lantas Polresta Siantar AKP Jupiter Frans Simanjuntak, dikonfirmasi membenarkan insiden hingga menyebabkan korban meninggal dunia. 

Frans berujar, pihaknya masih mengumpulkan keterangan guna mencari pengendara mobil yang melarikan diri. "Keberadaan supir itu akan kami buru. Tim masih mengumpuli keterangan," katanya, Sabtu (28/5/2016)  dari seberang telepon sembari menambahkan kasus tersebut diserahkan ke Denpom.