Jakarta, Hetanews.com – PresidenJoko Widodo (Jokowi) diminta segera mengganti Menteri BUMN Rini Soemarno. Pasalnya,menurut Energy Watch Indonesia (EWI), menteri yang masa kepemimpinannya hampir 2 tahun ini tidak mampu mengurusi BUMN secara keseluruhan,dan hanya tergiur dengan BUMN besar seperti BUMN Migas, Energi dan Bank.

“Dari fakta tersebut, Rini dikategorikan menteri gagal dan layak direshufle. Karena BUMN ada seharusnya untuk memberi pemasukan bagi negara, bukan sebaliknya menggerogoti keuangan negara,” ujar Direktur Eksekutif EWI, Ferdinand Hutahaean, di Jakarta, Rabu (25/5/2016).

Menurut dia, Menteri Rini hanya sekedar mengganti direksi dan komisaris BUMN semata, namun tidak jelas konsep dan arah BUMN kedepannya. Berdasarkan catatan EWI, dari seratus lebih BUMN sudah puluhan direksi dan komisarisyang diganti. Itu pun hanya BUMN yang punya nilai kapital besar, diluar itu masih banyak BUMN yang hidup segan mati tak mau tetapi dibiarkan saja.

Di sisi lain, Ferdinand menuturkan, PDI Perjuangan sebagai partai utama pengusung Jokowi bahkan pernah mengusulkan penggantian Menteri BUMN. Demikian halnya DPR RI sesuai dengan rekomendasi Pansus meminta Jokowi mengganti Menteri Rini lantaran terkait munculnya kasus PT Pelindo II.

Lebih lanjut, dia mempertanyakan, mengapaJokowi tak kunjung mengganti Menteri Rini? Ada apa,Menteri Rini masih dipertahankan Jokowi bahkan semakin terlihat disayang Presiden? Apakah Jokowi ingin terus bertahan tetap menempatkan Rini sebagai menteri?

“Opini publik bisa saja berkembang semakin liar yang menyimpulkan bahwa Rini, menteri gagal yang disayang Jokowi,” pungkas Ferdinand Hutahaean.