HETANEWS.COM

Ancam Bunuh Pedagang Pasar Horas Nyaris Dijebloskan ke Penjara

Sri dan Jefri diapit Kapos Pol PH Aiptu Pitra Jaya. (foto : Tumpal Tanjung)

Siantar, hetanews.com - Masri (38) alias Jefri nyaris dijebloskan ke penjara lantaran mengancam bunuh Sriwahyuni (37) warga Jalan Bebas Gang Kana Marihat, Kabupaten Simalungun.

Beruntung, Sri tak tega. Ia memaafkan warga Jalan Nagur, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar itu. "Kasihan saya, anaknya ada," ungkap Sri, Selasa (24/5/2016).

Ikhwal pengancaman terjadi Sabtu (21/5/2016). Saat itu Sri yang tengah berdagang di gedung 2 lantai 3 Pasar Horas, Kecamatan Siantar Barat, mendadak melihat Jefri dan selanjutnya menagih utang Jefri yang belum lunas sejak tahun 2013.

Hanya saja, Jefri mengelak masih memiliki hutang. Di hadapan warga yang lalu lalang, ia memaki maki Sri sehingga keduanya terlibat cekcok mulut.

Melihat Jefri yang memaki dengan kata - kata tak pantas itu, Sri mengaku sempat takut. Ketakutan membuat Sri Gegabah. Ketika hendak berdiri, tangan kanannya menyenggol piring berisi indomie di atas meja sehingga terjatuh dan mengenai wajah Jefri.

"Mau lari saya, karena cakapnya sudah kasar kali. Pas berdiri tersenggol indomie di meja dan kena wajahnya. Disitu pun sempat mau mukul dan mengancam bunuh dia, tapi saya lari," katanya. "Awas kau ya, ku bunuh kau nanti," tambah Sri meniru cakap Jefri.

Tak ingin terjadi apa-apa, Sri kemudian melaporkan hal itu ke Polsek Siantar Barat. "Memang saya buka koperasi, dia sudah 4 kali minjam. Tapi pinjaman yang terakhir Rp 500 ribu tahun 2013 lalu, sisanya Rp 170 ribu gak lunas - lunas," ujarnya.

Akhirnya, Sri pun dapat lega. Pasalnya, Polsek yang menerima laporan Sri meneruskan ke Pos Polisi Pasar Horas yang kemudian mengamankan pelaku di Jalan Lokomotif, pintu masuk gedung 4 Pasar Horas.

"Benar, dia (Jefri) sudah kita amankan Selasa (24/5/2016) saat hendak memasuki pintu masuk gedung 4," kata Kapos Pol PH Aiptu Pitra Jaya.

Namun, meski sempat membuat dirinya ketakutan, Sri mengatakan iba melihat keluarga Jefri. "Masih ada keluarga mu, kasihani lah Jef," katanya dipertemukan dengan Jefri di Pos Polisi Pasar Horas.

Selanjutnya, keduanya sepakat berdamai di depan pihak Kepolisian. "Ibu Sri meminta agar Jefri tak mengulangi perbuatannya. Jefri kita beri peringatan dengan membuat perjanjian," ujar Pitra.

Penulis: bt. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!